Jerman akan Mengerahkan Sistem Pertahanan Udara Patriot ke Turki


JAKARTA – Otoritas Turki pada Hari Rabu mengatakan, Jerman akan mengirimkan sistem pertahanan rudal Patriot untuk penempatan selama enam bulan mulai Juni untuk menggantikan sistem yang dikerahkan sebagai bagian dari langkah-langkah NATO di Turki bagian tenggara untuk memperkuat pertahanan udara di tengah perang di Iran.

Pada Bulan Maret, Ankara mengatakan sistem Patriot AS dikerahkan ke Turki bagian tenggara, dekat pangkalan radar NATO, dalam menghadapi ancaman rudal dari Iran.

Diketahui, Pertahanan NATO menembak jatuh empat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran selama perang dengan Amerika Serikat dan Israel yang pecah pada 28 Februari.

“Selain sistem pertahanan udara Patriot Spanyol yang saat ini dikerahkan di negara kami, salah satu dari dua sistem Patriot tambahan yang dikerahkan oleh NATO karena konflik antara AS, Israel, dan Iran akan digantikan oleh sistem Jerman,” kata Kementerian Pertahanan Turki dalam sebuah pernyataan, melansir Al Arabiya dari Reuters (21/5).

“Penggantian ini direncanakan akan selesai pada Bulan Juni, dan sistem tersebut diharapkan tetap beroperasi selama kurang lebih enam bulan,” katanya, menambahkan evaluasi keamanan akan terus dilakukan dalam koordinasi dengan sekutu.

Turki, yang memiliki angkatan darat terbesar kedua di NATO, dalam beberapa tahun terakhir telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk mengurangi ketergantungannya pada pemasok eksternal di industri pertahanan.

Namun, terlepas dari upayanya, Turki masih kekurangan sistem pertahanan udara yang komprehensif dan bergantung pada sistem NATO yang ditempatkan di wilayah tersebut untuk dukungan.





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *