Medtrip Raih Pendanaan Pre-Seed untuk Kembangkan Produk Berbasis AI


JAKARTA — Medtrip, startup medical concierge asal Indonesia, mengumumkan perolehan pendanaan pre-seed yang dipimpin oleh Hasan.VC. Pendanaan ini akan difokuskan untuk mengembangkan inovasi produk berbasis Kecerdasan Buatan (AI).

Harapannya, produk yang dikembangkan dapat mempermudah akses layanan kesehatan lintas negara. Langkah ini akan membantu para pasien Indonesia dalam menghadapi tantangan besar saat berobat ke luar negeri.

Selain pengembangan teknologi, dana tersebut juga akan dialokasikan untuk memperkuat operasional. Medtrip juga berencana untuk memperluas jangkauan layanannya bagi lebih banyak masyarakat.

Medical tourism di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Data dari pemerintah, yang dirujuk oleh Medtrip, menunjukkan bahwa sekitar 600 ribu hingga satu juta orang memilih mencari perawatan medis di luar negeri.

Tingginya angka tersebut mencerminkan adanya kesenjangan informasi dan kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang lebih berkualitas. Pasien sering kali terkendala masalah transparansi biaya dan kompleksitas logistik.

Oleh karena itu, Medtrip ingin menghubungkan pasien dengan jaringan dokter dan rumah sakit internasional terkemuka. Startup ini akan memberikan panduan mulai dari estimasi biaya hingga pengaturan keberangkatan secara menyeluruh.

Hingga saat ini, Medtrip telah bermitra dengan lebih dari 80 rumah sakit di Malaysia, Singapura, hingga Korea Selatan. Pertumbuhan pendapatan mereka tercatat melonjak hingga tiga kali lipat seiring meningkatnya kepercayaan ribuan pasien.

“Kami membangun Medtrip untuk membuat proses pencarian perawatan di luar negeri jauh lebih mudah dan terarah,” kata Danang Firdaus, Co-Founder dan CEO Medtrip, dalam sebuah keterangan, dikutip pada Jumat, 8 Mei.

Medtrip bertekad untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih personal dan efisien melalui teknologi AI. Hal ini diharapkan dapat memangkas birokrasi medis yang sering kali membingungkan bagi keluarga pasien.

Melalui transformasi digital ini, batasan geografis dalam mencari layanan medis diharapkan tidak lagi menjadi penghalang utama. Medtrip berkomitmen untuk terus mendorong kemudahan akses agar masyarakat mendapatkan opsi perawatan terbaik.





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *