JAKARTA – Kementerian Kesehatan Israel melaporkan satu orang di negaranya diduga terinfeksi virus Ebola.
“Seseorang yang diduga terinfeksi penyakit virus Ebola kini dirawat di ruang isolasi sesuai dengan protokol profesional yang ditetapkan untuk menangani penyakit menular yang sangat berbahaya… Saat ini, ini baru dugaan, dan belum ada kasus Ebola yang terkonfirmasi di Israel,” kata kementerian dilansir ANTARA dari Sputnik, Sabtu, 20 Juni.
Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam waktu 48 jam, menurut pernyataan tersebut. Jika dikonfirmasi, ini akan menjadi kasus virus Ebola pertama dalam sejarah Israel.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai keadaan darurat yang menimbulkan risiko bagi negara lain. WHO menilai risiko penyebaran virus di wilayah tersebut tergolong tinggi.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
