JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Filipina Sara Z. Duterte didesak hadir dalam sidang pemakzulan dan menjawab langsung tuduhan yang diarahkan kepadanya. Desakan itu muncul karena publik dinilai berhak mendengar penjelasan dari pejabat tertinggi kedua di negara tersebut.
Philippine News Agency (PNA) dikutip Sabtu, 20 Juni, melaporkan, desakan itu disampaikan anggota DPR Filipina dari Distrik 1 La Union, Francisco Paolo Ortega V, dalam Saturday News Forum di Quezon City.
Ortega mengatakan Sara Duterte sebaiknya hadir dalam persidangan agar dapat menyampaikan pembelaannya secara langsung.
“Jika masyarakat mengajukan pertanyaan dan mencari jawaban, akan lebih baik jika jawaban itu datang langsung dari orang yang bersangkutan,” kata Ortega.
Ia menilai integritas menjadi hal penting bagi pejabat publik, terutama bagi figur yang menempatkan diri pada standar jabatan yang tinggi.
“Jika Anda mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden Filipina, Anda punya kewajiban kepada rakyat untuk menjawab,” ujar Ortega.
Menurut Ortega, bila Duterte tidak hadir dalam sidang, keputusan itu menjadi urusan tim pembela untuk menentukan langkah selanjutnya.
Konferensi prapersidangan dalam proses pemakzulan terhadap Sara Duterte dimulai pada Kamis dan akan dilanjutkan pada 22 Juni.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
