JAKARTA – Uni Eropa ingin membuka saluran komunikasi diplomatik dengan Rusia untuk bertukar pandangan, tetapi tidak mengklaim sebagai mediator dalam isu Ukraina.
“Yang saya lakukan melalui kantor sayamembangun saluran diplomatik, karena kamitidak bisa hanya bergantung pada orang lain untuk menafsirkan pesan-pesan Rusia dan kamiharus mampu menyampaikan pesan kita sendiri langsung ke Rusia,”kata Presiden Dewan Eropa Antonio Costa dilansir ANTARA dari Sputnik, Sabtu, 20 Juni.
Uni Eropa juga harus segera menjalin kontak langsung dengan Moskow.Costajuga mengatakanaturan yang berlaku di Uni Eropa mengizinkan diamengambil inisiatif untuk menjalin kontak tersebut.
Pada saat yang sama, Uni Eropa tidak ingin berperan sebagai mediator dalam negosiasi terkait konflik di Ukraina, ujarCosta.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
