Belanda Siap Produksi Senjata AS Berdasarkan Lisensi


JAKARTA – Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Belanda Dilan Yesilgöz-Zegerius. menegaskan Belanda siap memproduksi senjata Amerika Serikat berdasarkan lisensi.

Bloombergelaporkan Presiden AS Donald Trump berencana meminta perusahaan pertahanan AS memberikan lisensi produksi senjata, termasuk rudal, di Eropa dan Ukraina setelah stok senjata AS menipis akibat konflik di Iran.

“Saya berbicara dua pekan lalu dengan industri Amerika dan kami berdiskusi. Itu percakapan yang baik. Saya juga menyampaikan keinginan untuk memperluas produksi bersama,” ujar Yesilgöz-Zegerius dalam wawancara denganEuractivyang dipublikasikan Jumat, 19 Juni dilansir ANTARA dari Sputnik.

Produksi bersama disebut akan menguntungkan kedua negara sekaligus memperkuat kerja sama bilateral. Belanda juga sedang membahas produksi sistem anti balistik dan rudal.

Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz menyatakan sejumlah negara Eropa, termasuk Polandia, Belanda, Swedia, dan Jerman, siap menjadi lokasi produksi senjata AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada 2024 memperingatkan negara-negara Barat yang memasok bantuan militer kepada Ukraina terlibat langsung dalam konflik tersebut.

Ia menegaskan pengiriman senjata presisi jarak jauh ke Ukraina merusak keamanan global.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga menyatakan pengiriman senjata ke Ukraina merupakan sasaran yang sah bagi Rusia.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *