JAKARTA – Arab Saudi makin serius membangun kota pintar. Melalui NHC Innovation, negara itu menggandeng tiga raksasa teknologi China, yakni Huawei, Lenovo, dan ByteDance.
Menurut laporan Arab News, dikutip Kamis, 18 Juni, tiga perjanjian kemitraan strategis itu diteken di Shenzhen, China, dalam rangka kunjungan resmi Menteri Kota dan Perumahan Arab Saudi Majed bin Abdullah Al-Hogail.
NHC Innovation merupakan unit digital dan teknologi dari National Housing Co. Penandatanganan kerja sama turut dihadiri CEO NHC Mohammed bin Saleh Al-Bati. CEO NHC Innovation Rayan bin Abdullah Al-Aql mewakili perusahaan dalam penandatanganan tersebut.
Kerja sama itu mencakup AI, sains data, pusat data canggih, transfer pengetahuan, pengembangan talenta, dan solusi kota pintar.
Kota pintar adalah konsep pengelolaan kota dengan teknologi digital, mulai dari layanan publik, data, infrastruktur, hingga pengawasan kota agar lebih efisien.
Al-Aql mengatakan perjanjian tersebut menjadi bagian dari upaya NHC Innovation membangun kemitraan dengan perusahaan teknologi global. Targetnya mempercepat pengembangan solusi pintar dan memanfaatkan keahlian internasional di bidang AI, sains data, dan kota pintar.
Ia mengatakan inovasi digital kini menjadi penggerak penting pembangunan perkotaan. Teknologi dinilai dapat membuat layanan kota lebih efisien dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Kerja sama itu juga mencakup kajian terhadap model global dalam pengelolaan kota, layanan perkotaan, dan pengawasan kota pintar. Teknologi digital akan digunakan untuk memperbaiki lanskap kota dan mutu hidup masyarakat.
Al-Aql juga menyoroti pentingnya pengalaman China dalam membangun kawasan bisnis dan menarik investasi. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan daya tarik proyek properti.
Program kunjungan tersebut mencakup pertemuan dengan eksekutif senior sejumlah perusahaan teknologi besar. Delegasi Saudi juga mengunjungi pusat inovasi, pusat data, pabrik pintar, serta Longgang Smart Operations Center yang dioperasikan Huawei.
Arab News juga melaporkan, Arab Saudi menandatangani enam perjanjian dan nota kesepahaman dengan sejumlah entitas China. Saudi turut memberikan proyek perumahan senilai lebih dari 1,9 miliar riyal Saudi, atau sekitar 506 juta dolar AS, di Riyadh dan Dammam.
Kesepakatan yang diumumkan selama kunjungan Al-Hogail ke China pada 13 hingga 16 Juni itu mencakup investasi di sektor konstruksi, penggunaan teknologi bangunan maju, transfer pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, dan dukungan untuk kemitraan pemerintah-swasta.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
