Citi Indonesia Gandeng YCAB Bekali 200 Siswa dengan Literasi Keuangan Praktis Sepanjang Juni


JAKARTA – Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) membekali sekitar 200 siswa dari berbagai jenjang pendidikan dengan literasi keuangan praktis yang berlangsung selama Juni 2026, guna menghadapi tantangan ekonomi di era modern.

Hal tersebut dilaksanakan melalui program berkelanjutan bertajuk Inspired Purpose Pathway of Literal Generations.

Program itu diwujudkan dengan menggandeng Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB).

Program sosial tersebut didasari oleh pilar strategi kepemudaan (Youth Strategy) dari Citi Foundation yang berfokus pada pembekalan generasi muda usia 18 hingga 24 tahun agar siap memasuki dunia kerja.

Country Head of Public Affairs Citi Indonesia Hario Widyanto menyampaikan, langkah tersebut dipicu oleh adanya ketimpangan antara pemahaman dan akses keuangan di masyarakat.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks inklusi keuangan di Indonesia terus melesat melampaui indeks literasinya, sebuah fenomena yang sangat berdampak pada generasi muda.

“Kami tahu bahwa berdasarkan data OJK, literasi keuangan sudah makin meningkat, tetapi inklusi malah lebih cepat naiknya di Indonesia daripada literasinya. Dan ini terutama juga pas sama orang muda,” ujar Hario saat ditemui di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis, 18 Juni.

Hario menegaskan, program tersebut murni merupakan aksi sosial tanpa adanya tendensi komersial.

Citi Indonesia tidak mengaitkan kegiatan edukasi tersebut dengan pengenalan atau penjualan produk perbankan yang dimiliki.

Terlebih, fokus bisnis utama Citi Indonesia saat ini telah sepenuhnya beralih ke segmen perbankan institusional (institutional banking), baik Business-to-Business (B2B) maupun Business-to-Government (B2G).

“Ini murni program literasi keuangan yang benar-benar untuk meningkatkan awareness. Bahkan, benar-benar ini volunteering activity untuk sharing pengalaman dan pemahaman kepada adik-adik ini,” katanya.

Sepanjang Juni 2026, inisiatif tersebut telah merampungkan tiga rangkaian acara awal yang berpusat di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah secara hibrida.

Kick-off program itu ditargetkan menyasar sekitar 2.500 peserta hingga akhir 2026, termasuk di antaranya kelompok pemuda penyandang disabilitas yang mendapatkan atensi khusus dalam pembekalan ini.

Implementasi ke berbagai daerah di luar wilayah target awal akan digerakkan secara masif oleh YCAB selaku mitra pelaksana utama, dengan dukungan penuh dari sukarelawan Citi secara daring.

Citi Foundation pun mengucurkan total dana hibah senilai 25 juta dolar AS yang dialokasikan kepada 50 lembaga sosial di seluruh dunia.

Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menyerap dana tersebut, dengan alokasi mencapai 500.000 dolar AS untuk masa program selama dua tahun.

“Dana itu digunakan untuk program dua tahun, tahun ini dan tahun depan. Sasarannya adalah kaum muda, khususnya usia 18 sampai 24 tahun yang memang sudah siap kerja, lulusan baru atau sudah kerja tetapi mau mengembangkan diri untuk mempersiapkan literasi keuangan lebih baik,” tuturnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *