JAKARTA – Setelah bereksplorasi dengan nuansa yang lebih ceria dan upbeat dalam lagu “Salah Kaprah”, Mario G Klau kembali menyapa pencinta musik Tanah Air lewat karya terbaru yang menyuguhkan kisah pop yang melankolis, personal, dan dekat dengan realitas percintaan anak muda zaman sekarang.
Melalui single berjudul “Tarik Ulur”, musisi 28 tahun itu mengangkat fenomena asmara yang kerap diistilahkan sebagai hubungan tanpa status. Lagu ini menangkap potret fase melelahkan ketika seseorang harus terus-menerus mengejar komitmen dari pasangan yang tidak pernah memberikan arah yang jelas.
Adapun inspirasi lagu ini berangkat dari kombinasi pengamatan lingkungan sekitar dan pengalaman pribadi sang penyanyi. “Tarik Ulur” menggambarkan dinamika kedekatan modern yang intens, mulai dari bertukar pesan setiap hari, saling membalas unggahan cerita di media sosial, hingga perubahan panggilan menjadi lebih intim. Namun, ketika salah satu pihak menuntut kejelasan, hubungan tersebut justru mengambang.
A&R dari Wecord Evermore Indonesia yang mengawal proyek single ini membeberkan, proses penciptaan lagu bersumber dari sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan Mario. Rasa lelah akibat dinamika hubungan yang tidak menentu itu dituangkan secara jujur ke dalam lirik-liriknya.
Guna menerjemahkan keresahan emosional tersebut ke dalam aransemen yang pas, Mario menggandeng tim produser S/EEK untuk mematangkan konsep musiknya. Kolaborasi ini berhasil melahirkan komposisi pop yang hangat, ringan di telinga, namun tetap mampu menyimpan letupan emosi yang mendalam di saat bersamaan.
Tantangan terbesar dalam proses produksi di studio adalah bagaimana menjaga agar pesan dari lagu tersebut tidak tenggelam oleh aransemen musik yang berlebihan. Keselarasan antara vokal Mario dan musik dari produser menjadi kunci utama kekuatan lagu ini.
Secara musikal, kekuatan utama musisi jebolan ajang pencarian bakat ini sebagai seorang pencerita kembali diuji. Melalui progresi akor yang emosional, pendengar seolah diajak berjalan melintasi lini masa hubungan: diawali dengan fase pendekatan yang manis dan berbunga-bunga, hingga perlahan-lahan ditenggelamkan ke dalam rasa lelah dan kecewa akibat ketidakpastian.
Sementara penggalan lirik, “Jangan kau tarik ulur aku lagi, sudah cukup ku yang berlari, mengejarmu yang tak pasti,” menjadi klimaks sekaligus perwakilan suara hati banyak orang yang terjebak dalam hubungan serupa.
Sebagai informasi, lagu “Tarik Ulur” yang ditulis sendiri oleh Mario G Klau sudah bisa dinikmati di seluruh platform streaming musik digital.
