JAKARTA – Pabrikan otomotif dari Jepang, Honda berencana untuk melokalisasi powertrain hybrid di India sekaligus memperkuat posisinya di segmen tersebut setelah memperkenalkan model City e:HEV beberapa waktu lalu.
Hal ini disampaikan oleh President and CEO Honda Cars India, Takuya Tsumura. Ia mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian rencana dari pihaknya dan berpendapat hybrid sangat cocok untuk negara tersebut.
“Ini adalah bagian dari rencana dan pertimbangan untuk melokalisasi hybrid di India,” kata Tsumura dikutip dari Autocar India, Jumat, 27 Desember.
Pria asal Jepang ini juga menjelaskan bahwa sebagai bagian dari rencananya untuk memperluas bisnis di India, pabrikan sedang mengevaluasi berbagai kemungkinan untuk tingkat lokalisasi yang lebih besar secara menyeluruh.
“Secara umum, jika kami ingin memperluas bisnis di India, kami harus melakukan lebih banyak lokalisasi,” tambah Tsumura.
Pabrikan berlogo ‘H’ tegak ini baru meluncurkan City e:HEV sebagai mobil hybrid massal pertamanya di India. Sayangnya, mereka belum memiliki rencana untuk memperkenalkan produk keduanya dalam waktu dekat.
Ada kemungkinan Honda akan memperluasnya dengan memasarkan Elevate versi hybrid. Namun, perusahaan perlu melokalisasi powertrainnya terlebih dahulu demi menekan harga. Perlu diketahui, SUV berukuran kecil ini berbagi platform dengan City sehingga memungkinkannya memiliki sistem hybrid.
Di India, Honda City e:HEV dibekali mesin 1,5 liter Atkinson-cycle 4-silinder digabungkan dengan motor listrik dan transmisi eCVT. Dengan demikian, ini memberikan dorongan tenaga 98 ps dari mesin bensin berpadu dengan motor listrik bertenaga 109 ps.
