Komisi VII DPR Soroti Perawatan Kota Tua, DKI Dinilai Punya Anggaran Besar


JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoptimalkan perawatan gedung dan koleksi bersejarah di kawasan Kota Tua. Ia menilai potensi wisata kawasan itu besar, tetapi belum dimanfaatkan maksimal.

Ia mengatakan banyak koleksi dan bangunan di kawasan tersebut telah berusia ratusan tahun sehingga membutuhkan perawatan yang serius.

“Sangat-sangat kami sayangkan masih jarang ya wisatawan terutama bahkan masyarakat Jakarta-nya sendiri pun itu jarang mengunjungi. Jadi, kita ini sebenarnya mau melihat apa potensi yang ada dan sangat menyenangkan sebenarnya,” kata Saraswati di Museum Seni Rupa dan Keramik, saat mengunjungi kawasan Kota Tua bersama sejumlah anggota Komisi VII DPR RI, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 14 Oktober.

Komisi VII, kata Saraswati, akan mencatat sejumlah hal yang masih perlu diperbaiki dan mengoordinasikannya dengan pemerintah pusat.

Namun, Saraswati menilai pemerintah daerah juga memiliki ruang besar untuk memperkuat perawatan dan pengelolaan kawasan bersejarah.

Ia menyinggung besarnya anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menurutnya dapat digunakan lebih optimal untuk menjaga museum dan cagar budaya.

“Karena kalau kita lihat museum-museum sejarah di mancanegara ya, di luar negeri, itu banyak sekali mereka menaruh perhatian pada perawatan,” ujarnya.

Saraswati berharap museum dan cagar budaya di Jakarta, baik yang berada di bawah kementerian maupun pemerintah daerah, dapat meningkatkan daya tarik, terutama bagi generasi muda.

Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi VII mendatangi Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta. Mereka melihat koleksi dan mendapatkan penjelasan mengenai sejarah gedung serta perkembangan Kota Jakarta.

Rombongan juga meninjau penjara bawah tanah yang dahulu digunakan pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Selain itu, anggota Komisi VII mengunjungi Cafe Batavia dan Museum Seni Rupa dan Keramik.

Di Museum Seni Rupa dan Keramik, mereka melihat sejumlah koleksi bersejarah, termasuk keramik kuno yang berasal dari muatan kapal tenggelam.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *