JAKARTA – Geely Battleship 700, SUV plug-in hybrid (PHEV) dengan desain berorientasi off-road, dijadwalkan memasuki pasar Eropa pada paruh kedua 2027. Model yang memiliki kode pengembangan KO11 ini juga akan dipasarkan di Australia pada tahun yang sama.
Informasi tersebut disampaikan oleh pejabat Geely dalam Paris Auto Show 2026. Di pasar domestik China, kendaraan ini dipasarkan dengan nama Galaxy Zhanjian 700.
Geely Battleship 700 mengusung desain mengotak dengan kap mesin tinggi, lampu depan persegi, serta pintu bagasi yang membuka ke samping dan dilengkapi ban serep berukuran penuh. Penampilan tersebut menegaskan karakter SUV yang dirancang untuk menghadapi beragam kondisi jalan.
Dimensi kendaraan ini mencapai panjang 5.085 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.912 mm, dengan jarak sumbu roda 2.900 mm. Jika ban serep belakang tidak dihitung, panjangnya menjadi 4.890 mm. SUV ini memiliki ground clearance 233 mm, sudut approach 30 derajat, dan sudut departure 31 derajat.
Untuk mendukung sistem bantuan pengemudi, Battleship 700 menggunakan G-Pilot H7 yang dilengkapi sensor LiDAR di bagian atap. Sistem tersebut ditenagai cip Nvidia AGX Thor dengan kemampuan komputasi hingga 700 triliun operasi per detik atau TOPS dan mendukung fungsi Navigate On Autopilot (NOA).
Kabin Battleship 700 menyediakan lima tempat duduk dan ruang bagasi berkapasitas 1.050 liter. Dasbor dilengkapi layar sentuh tengah berukuran 15,4 inci, panel instrumen LCD 10,2 inci, layar penumpang depan 12,88 inci, serta head-up display.
Fitur lainnya mencakup kulkas terintegrasi berkapasitas 18,5 liter, sistem audio dengan 23 speaker, jok depan dengan fungsi pijat, serta meja lipat untuk penumpang di sisi kanan baris kedua.
SUV ini menggunakan arsitektur modular GTA, singkatan dari Geely Terrain Architecture. Sistem penggerak standarnya adalah EM-T plug-in hybrid dengan konfigurasi penggerak roda depan atau FWD. Kombinasi mesin 1,5 liter dan satu motor listrik menghasilkan tenaga puncak gabungan 350 kW atau 469 hp serta torsi 605 Nm.
Geely juga menyediakan versi penggerak semua roda atau AWD dengan tambahan dua motor listrik di gandar belakang. Pada konfigurasi ini, tenaga gabungan meningkat menjadi 690 kW atau 925 hp, sedangkan torsinya mencapai 1.165 Nm.
Varian tertinggi menggunakan mesin 2,0 liter yang dipadukan dengan tiga motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga puncak 830 kW atau 1.113 hp dan torsi 1.330 Nm. Geely mengklaim versi ini mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam 3,95 detik.
Seluruh varian Battleship 700 menggunakan baterai berkapasitas 47,14 kWh. Jarak tempuh dalam mode listrik murni diklaim mencapai 270–305 kilometer berdasarkan siklus pengujian CLTC, bergantung pada konfigurasi sistem penggeraknya. Jika mengacu pada siklus WLTP, jarak tersebut setara sekitar 221–250 kilometer.
Fitur lain yang ditawarkan adalah suspensi hidraulis dan mode berenang. Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan secara terperinci batas penggunaan maupun kondisi pengoperasian mode tersebut.
Di China, Geely Battleship 700 dijual dengan harga 189.800–379.800 yuan, setara sekitar Rp723 juta–Rp1,45 miliar berdasarkan kurs referensi Rp2.691,91 per yuan. Harga resmi untuk pasar Eropa belum diumumkan.
Kehadiran Battleship 700 di Eropa pada paruh kedua 2027 akan memperluas pilihan SUV plug-in hybrid Geely di pasar tersebut. Kombinasi desain off-road, fitur kabin, dan beberapa pilihan sistem penggerak menjadi karakter utama model ini, sementara harga Eropa dan spesifikasi final untuk pasar tersebut masih menunggu pengumuman lebih lanjut.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
