Penerbangan Soetta ke Jeddah dan Madinah Tetap Normal, Transit ke Riyadh Terdampak


JAKARTA – Penerbangan langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Jeddah dan Madinah masih berjalan normal di tengah memburuknya situasi keamanan di Riyadh, Arab Saudi. Gangguan justru terjadi pada penumpang yang menuju Riyadh melalui penerbangan transit.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan saat ini Soetta tidak melayani penerbangan langsung ke Riyadh.

“Untuk operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar,” kata Yudistiawan di Tangerang, dikutip dari Antara, Senin, 12 Oktober.

Namun, penumpang dari Jakarta yang menuju Riyadh melalui Dubai mulai terdampak. Penerbangan lanjutan dari Dubai ke Riyadh maupun Jeddah mengalami pembatalan.

“Sehubungan dengan perkembangan situasi tersebut, penerbangan lanjutan dari Dubai menuju Riyadh maupun Jeddah mengalami pembatalan, sehingga berdampak pada perjalanan penumpang yang menggunakan rute penerbangan transit tersebut,” ujarnya.

Bandara Soekarno-Hatta kemudian mengaktifkan Service Recovery Activation atau SRA untuk menangani penumpang terdampak. Fasilitas yang disiapkan meliputi makanan ringan, minuman, serta tempat beristirahat sementara di employee lounge Terminal 3.

Pengelola bandara juga terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran operasional.

Calon penumpang, terutama yang menggunakan rute internasional dan penerbangan transit, diminta memeriksa jadwal terbaru melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara.

Situasi penerbangan menuju Arab Saudi menjadi perhatian setelah Bandara Internasional King Khalid di Riyadh kembali diserang.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi atau GACA melaporkan satu orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam serangan pada Senin dini hari waktu setempat. Korban tewas disebut merupakan warga negara Pakistan, sementara korban luka telah dibawa ke rumah sakit.

Serangan itu juga menyebabkan kerusakan material yang masih dalam penilaian.

Insiden tersebut terjadi sehari setelah serangan lain di bandara yang sama menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyalahkan kelompok Houthi di Yaman atas serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *