Honda Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Melaju


JAKARTA – Honda sedang mengembangkan teknologi pengisian daya nirkabel yang memungkinkan mobil listrik mengisi baterai saat kendaraan melaju. Sistem ini dirancang untuk mengurangi frekuensi pengisian di rumah maupun stasiun pengisian umum.

Menurut Antara, disitat Minggu, 11 Oktober yang mengutip Carscoops, Honda bekerja sama dengan Taisei Group mengembangkan wireless power transfer road system atau WPT road system.

Teknologi tersebut menggunakan perangkat pemancar dan penerima berdaya tinggi yang dipasang di bagian bawah kendaraan. Sementara perangkat pengisian buatan Taisei ditanam di permukaan jalan dan mendapat pasokan listrik dari kotak listrik di sekitarnya.

Honda bukan produsen pertama yang mengembangkan teknologi semacam ini.

Stellantis telah memperkenalkan konsep jalan pengisian daya nirkabel pada 2021. Perusahaan rintisan asal Israel juga memperlihatkan teknologi serupa pada 2023, sementara Hyundai diketahui tengah mengembangkan sistem sejenis.

Honda sudah memulai pengujian praktis. Namun, perusahaan belum mengungkapkan berapa besar energi yang dapat disalurkan dari jalan ke kendaraan maupun seberapa banyak daya baterai yang bisa ditambahkan saat mobil bergerak.

Karena itu, teknologi ini belum disiapkan untuk menggantikan pengisian daya konvensional dalam waktu dekat.

Honda menyebut sistem tersebut lebih diarahkan untuk mengurangi seberapa sering pemilik kendaraan harus mengisi baterai di rumah atau stasiun pengisian umum.

Pada tahap awal, pengembangan difokuskan pada kendaraan komersial.

Honda dan Taisei akan mulai membangun jalan baru pada akhir tahun ini untuk menguji kekuatan serta ketahanan permukaannya.

Setelah itu, kendaraan komersial berukuran besar akan mulai menggunakan jalur tersebut. Sistem kemudian akan ditingkatkan agar mampu menyalurkan daya hingga 150 kW.

Setelah pengujian di jalan tertutup selesai, Honda berencana memulai uji coba di jalan umum di Jepang pada 2027.

Honda menempatkan pengembangan teknologi ini sebagai bagian dari upayanya mencapai netralitas karbon pada 2050 dan memperluas penggunaan kendaraan listrik.

Di saat produsen lain berlomba mempercepat pengisian lewat charger berdaya besar, Honda mencoba pendekatan berbeda dengan membuat kendaraan tetap bisa menerima energi saat melaju.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *