Habiburokhman ke Kader HMI, Jangan Berkecil Hati, Kami Dulu Lebih Parah


BANDARLAMPUNG – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta kader Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI tidak berkecil hati menghadapi beratnya proses kaderisasi. Ia menilai pengalaman berorganisasi justru menjadi bekal menghadapi persoalan yang lebih besar di kemudian hari.

“Adik-adik jangan berkecil hati. Kami dulu lebih parah, tapi berkat dukungan senior, ilmu yang kami dapatkan selama berorganisasi, alhamdulillah berbagai macam tantangan bisa dihadapi,” kata Habiburokhman saat menghadiri basic training HMI Cabang Bandarlampung, dikutip dari Antara, Jumat, 9 Oktober.

Ia mengatakan proses kaderisasi dan pengalaman berorganisasi ikut membentuk karakter serta kemampuan kepemimpinan generasi muda.

Karena itu, kader HMI diminta tidak melihat tantangan selama berorganisasi semata sebagai hambatan. Menurut Habiburokhman, proses tersebut dapat menjadi latihan untuk menghadapi persoalan yang lebih besar setelah terjun ke masyarakat.

“Saya mendorong sekaligus mengajak kader HMI agar dapat menjadi calon pemimpin masa depan yang mampu menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Habiburokhman juga meminta kader HMI terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, memperkuat solidaritas, dan membangun kemampuan kepemimpinan.

Ia menilai pengalaman di organisasi mahasiswa dapat menjadi bekal untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

“Saya berharap kader HMI terus mengembangkan kapasitas diri, memperkuat solidaritas, serta memanfaatkan pengalaman berorganisasi sebagai bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.

Habiburokhman bahkan menyampaikan keyakinannya bahwa proses kaderisasi HMI akan melahirkan tokoh-tokoh baru pada masa mendatang.

“Saya yakin akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, akan lahir Habiburokhman-Habiburokhman yang baru di masa yang akan datang,” ujarnya.

Ia menambahkan, organisasi kemahasiswaan memiliki peran dalam membentuk generasi muda yang memiliki pengalaman, daya tahan, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan.

Menurut Habiburokhman, proses kaderisasi perlu terus dijaga agar HMI dapat melahirkan generasi penerus yang mampu berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *