
JAKARTA – Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading memasang garis polisi di lokasi ledakan tabung pengisian oksigen yang terjadi di PT Sinergi Berkat Gasindo, Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Tempat kejadian perkara (TKP) sudah kita pasang ‘police line’. Kami juga memintai keterangan saksi-saksi terkait kejadian dan mengamankan barang bukti,” kata Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Girindra Wardana, Rabu, 7 Oktober 2026 di lokasi.
Selain itu, tim identifikasi Polres Metro Jakarta Utara juga sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
“Kami melakukan cek TKP dan korban meninggal dunia maupun luka-luka dibawa ke RS Gading Pluit,” ujarnya.
Sementara anggota Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading melakukan pengecekan terhadap kerusakan rumah warga yang dampak dari ledakan.
“Atas kejadian tersebut, warga sekitar tidak banyak berdampak. Hanya 1 unit rumah yang mengalami kerusakan pada atap asbes milik ibu Muniroh,” katanya.
Dari hasil olah TKP sementara, penyebab ledakan terjadi disaat karyawan tengah melakukan aktivitas pengisian tabung oksigen.
“Ledakan terjadi ketika salah satu karyawan sedang mengisi tabung oksigen berukuran ±50 kg dari tabung utama dengan berukuran 10 ton,” paparnya.
Berdasarkan hasil identifikasi terhadap para korban, karyawan yang meninggal dunia diketahui bernama Slamat Nur Alimin (19) asal Pemalang, Jawa Tengah.
Slamet mengalami luka di seluruh tubuh, tempurung kepala, area telinga banyak bercak darah, dada depan sisi kanan tulang iga patah, perut luka dalam hingga meninggal dunia di tempat.
Sementara korban luka bernama Tedi Irawan, warga Duren Sawit, Jakarta Timur. Tedi mengalami luka di pundak sebelah kiri luka sobek, kaki kanan bengkak. Korban luka sedang mendapat perawatan medis di RS Gading Pluit.
“Berdasarkan keterangan saksi berinisial D dan W, kejadian terjadi ketika mereka sedang mengisi tabung O² berukuran 48 sampai dengan 49 Kg,” ucapnya.
Pada posisi mau menutup valve oksigen, korban Slamet Nur Alimin sempat mundur satu langkah ke belakang. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dan lokasi terlihat gelap berwarna coklat.
Atas kejadian tersebut warga sekitar mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sumber ledakan. Ketika saksi inisial D mendekati Slamet Nur Alimin ternyata korban sudah tergeletak tewas di lantai.
Hingga kini, kasus ledakan tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Kelapa Gading.
Sebelumnya diberitakan, sebuah ledakan terjadi di pabrik pengisian tabung gas dan oksigen milik PT Sinergi Berkat Gasindo di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu, 7 Oktober.
Dua orang karyawan menjadi korban dalam insiden ledakan tersebut. Satu orang diantara meninggal dan satu orang lainnya alami kritis.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
