Hadapi Ancaman Global, Prabowo Minta Pendidikan dan Latihan Prajurit Ditingkatkan


JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta profesionalisme prajurit ditingkatkan melalui pendidikan dan latihan. Arahan itu disampaikan di tengah perubahan situasi global dan pola konflik yang semakin mengandalkan teknologi.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan peningkatan kemampuan prajurit menjadi salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 7 Oktober.

“Situasi global saat ini juga perlu disikapi dengan meningkatkan bagaimana proses profesionalisme prajurit harus ditingkatkan, baik pendidikan maupun latihan,” kata Dudung.

Menurut Dudung, Presiden menilai tantangan pertahanan ke depan tidak lagi semata bertumpu pada kemampuan fisik.

Perang hibrida, penggunaan drone, serta perkembangan teknologi membuat kemampuan personel juga harus ikut berubah.

“Perang itu kan perang hibrid, perang pakai drone dan sebagainya, sehingga itu yang menjadi konsen dari Bapak Presiden,” ujarnya.

Dudung mengatakan arahan Presiden juga menyentuh proses rekrutmen. Kemampuan intelektual diminta mendapat perhatian lebih besar dalam memilih calon anggota TNI dan Polri.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga menyampaikan terima kasih atas dukungan TNI dan Polri terhadap program pemerintah.

Dudung menyebut dukungan itu antara lain diberikan dalam program ketahanan pangan, ketahanan energi, serta menjaga situasi keamanan.

Menurut Dudung, inti arahan Presiden adalah kesiapan aparat menghadapi perubahan tantangan ke depan dengan kemampuan yang lebih profesional.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *