Sempat Unggul 4-1, Fitriani/Fadona Raih Perak Padel Asian Games 2026


NAGOYA – Pasangan padel putri Indonesia Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati meraih medali perak Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari wakil tuan rumah Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto pada laga final, Sabtu.

Bertanding di Nagoya City Higashi Sports Center, Fitriani/Fadona menyerah dua set langsung 3-6, 4-6 dalam pertandingan selama satu jam 55 menit.

Pasangan Indonesia sebenarnya sempat membuka peluang pada set kedua. Mereka unggul 4-1 sebelum Tsukamoto/Tokumoto bangkit dan merebut lima gim berikutnya untuk menutup pertandingan.

“Pertandingan tadi cukup drama ya. Di set pertama kita mencari celah cuma kalah, di set kedua kita sudah mencoba ada titik terang, sudah leading 4-1 cuma kita enggak dapat, itu hal yang biasa di permainan,” kata Fitriani seusai pertandingan, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 3 Oktober.

Pada set pertama, persaingan berjalan ketat sejak awal.

Fitriani/Fadona sempat memimpin 2-1. Namun, pasangan Jepang merebut dua gim berikutnya dan berbalik unggul 3-2.

Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4 pada gim ketujuh. Jepang kembali menjauh menjadi 5-3 sebelum pertandingan memasuki gim kesembilan yang berlangsung alot.

Setelah dua kali deuce, gim ditentukan melalui sudden death atau satu poin penentu. Jepang memenanginya dan menutup set pertama 6-3.

Fitriani/Fadona tampil lebih agresif pada set kedua.

Mereka merebut dua gim pertama dan kemudian memperlebar keunggulan menjadi 4-1. Namun, Tsukamoto/Tokumoto tidak kehilangan kendali.

Pasangan Jepang mengejar hingga menyamakan kedudukan 4-4, lalu merebut dua gim terakhir untuk menang 6-4.

Fitriani mengakui pengalaman menjadi salah satu pembeda dalam pertandingan tersebut.

“Cuma tadi overall kita sudah melakukan yang terbaik. Memang kita harus mengakui kita kalah pengalaman, mereka jauh lebih berpengalaman,” ujarnya.

Statistik pertandingan menunjukkan persaingan cukup rapat. Indonesia mengumpulkan 51 poin, sementara Jepang meraih 58 poin.

Fitriani/Fadona mencatat 47 servis pertama masuk dari 56 percobaan atau 85 persen. Jepang membukukan 48 dari 54 servis pertama atau 89 persen.

Namun, pasangan Jepang lebih efektif memanfaatkan servis pertama. Mereka meraih 60 persen poin dari servis pertama, sedangkan Indonesia 47 persen.

Medali perak tersebut menjadi hasil penting bagi Indonesia pada nomor ganda putri padel Asian Games 2026.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *