Perancis Ditahan Italia, Zidane Gagal Menang di Laga Kandang Pertama


JAKARTA – Pelatih Zinedine Zidane gagal membawa Perancis memetik kemenangan saat melakoni laga kandang pertama menghadapi Italia. Dalam duel di Liga A Grup 1 UEFA Nations League di Stade de France, Sabtu, 3 Oktober 2026 dini hari WIB, Perancis unggul lebih dulu sebelum bermain imbang 1-1 melawan Gli Azzurri.

Zidane yang menggantikan koleganya Didier Deschamps usai Piala Dunia 2026 berharap memberi kemenangan kepada 77.118 fans di laga kandang pertama. Apalagi, Perancis menghadapi lawan berat Italia.

Menariknya lagi, Zidane melakoni laga terakhir saat sebagai pemain justru menghadapi Italia. Laga tersaji di final Piala Dunia 2006. Laga yang diwarnai insiden tandukan Zidane terhadap pemain Italia Marco Materazzi. Atas insiden itu Zidane dijatuhi kartu merah dan Perancis kalah adu penalti.

Zidane kemudian membeberkan tindakannya terhadap pemain lawan. Menurut dia Materazzi melakukan provokasi verbal yang bernada rasis dan melecehkan keluarganya terhadap eks pelatih Real Madrid tersebut.

Buntutnya Zidane yang sudah out of control kemudian menanduk Materazzi. Zidane pun meninggalkan lapangan dan itu menjadi laga terakhir legenda Les Bleus.

Kedatangan Zidane ke Stade de France juga untuk kali pertama sejak 2006. Dirinya terakhir kali bermain di stadion nasional itu pada laga persahabatan melawan Meksiko pada Mei 2006. Ini merupakan laga ke-100 Zidane bersama timnas sekaligus persiapan tim sebelum tampil di Piala Dunia.

“Sangat mengesankan. Kami memang ingin menang di pertandingan ini untuk fans kami. Namun saya sungguh tersentuh dan merasa senang akhirnya bisa kembali ke Stade de France,” ujar Zidane seperti dikutip france24.

Merasakan bahagia kembali ke stadion kebanggaan Perancis ini dan performa tim yang memuaskan, tetapi peraih Ballon d’Or 1998 ini merasa kecewa dengan hasil imbang itu. Apalagi, tim sesungguhnya berpeluang memenangkan pertandingan.

“Saya senang dengan penampilan tim, tetapi tidak dengan hasilnya. Kami punya peluang mencetak gol kedua tetapi kami tak bisa melakukannya. Saya tetap bangga kepada pemain,” ucapnya.

Di laga itu, Perancis kembali bermain tanpa kapten Kylian Mbappe yang pulang ke Madrid untuk menjalani pemulihan setelah mengalami cedera lutut saat menang 1-0 lawan Turki.

Sebaliknya, Olise kembali masuk starting line up bersama pemain yang baru bergabung dengan timnas seperti bek Liverpool Jefremy Jacquet dan midfielder Lucas Da Cunha yang kian bersinar seiring dengan melejitnya Como 1907, klub Serie A Italia yang diperkuatnya.

Sementara, Italia yang kembali ditangani Roberto Mancini masih mencari bentuk permainan terbaik. Meski demikian, Italia yang sudah tiga kali berturut-turut absen di Piala Dunia menunjukkan performa maksimal.

Bahkan Gianluigi Donnarumma dkk seharusnya sudah unggul di menit-menit awal pertandingan melalui Moise Kean. Hanya, kiper Mike Maignan yang menjadi andalan klub elite Italia AC Milan mampu menggagalkan peluang Kean.

Kean juga sempat membobol gawang Maignan. Namun gol pemain yang dipinjam Como ini dianulir karena dia dalam posisi offside. Tidak ada gol yang tercipta di sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, Perancis bermain lebih agresif yang membuat Donnarumma bekerja keras. Kiper Manchester City ini melakukan penyelamatan gemilang yang mencegah Desire Doue dan Ousmane Dembele mencetak gol.

Namun Donnarumma akhirnya kebobolan setelah tendangan bebas Olise menembus pagar pemain dan meluncur ke gawang Italia di menit 55. Skor 1-0 untuk Perancis.

Hanya, Italia tak butuh waktu lama untuk mengejar ketinggalan gol. Di menit 68, bek Alessandro Bastoni berhasil merebut bola yang dikuasai Da Cunha. Bastoni kemudian membawa bola ke kotak penalti dan kemudian melepaskan tendangan yang menaklukkan Maignan.

Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga laga usai. Tambahan satu poin dari laga itu menjadikan Perancis menduduki puncak klasemen grup dengan mengantungi tujuh poin. Sedangkan Belgia yang terpaut satu poin menduduki peringkat tiga dan disusul Italia yang memiliki poin empat.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *