KBRI Paris Gelar Forum Investasi Strategis 2026 Guna Memperkuat Kemitraan Indonesia-Prancis


JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris bersama Danantara Indonesia dan MEDEF International, asosiasi pengusaha Prancis, menggelar menyelenggarakan Indonesia – France Strategic Investment Forum 2026 di Paris, sebagai upaya menerjemahkan momentum kuat hubungan strategis Indonesia – Prancis menjadi kemitraan investasi dan bisnis yang semakin konkret.

Mengangkat tema “Partnering for Indonesia’s Next Growth Chapter: Danantara and Strategic Investment Opportunities,” forum yang digelar pada Hari Selasa ini mempertemukan Danantara dan sejumlah BUMN Indonesia dengan lembaga keuangan serta perusahaan dan investor Prancis untuk membahas proyek-proyek strategis dan peluang kemitraan jangka panjang.

Forum juga menjadi ruang dialog untuk mendengarkan perspektif dunia usaha mengenai berbagai faktor yang diperlukan guna meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong realisasi investasi di Indonesia.

Duta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar, menekankan pentingnya menerjemahkan kuatnya hubungan politik menjadi kerja sama ekonomi yang semakin nyata.

“Hubungan Indonesia dan Prancis saat ini memiliki momentum yang sangat kuat. Tantangan kita selanjutnya adalah menerjemahkan momentum politik tersebut menjadi kemitraan bisnis dan investasi yang sama kuatnya. Komitmen politik dapat membuka pintu, tetapi investasi, kegiatan usaha, dan proyek-proyek konkret yang akan membuat kemitraan Indonesia – Prancis semakin kokoh dan berkelanjutan,” ujar Duta Besar Mohamad Oemar, melansir keterangan KBRI Paris (1/10).

Hubungan ekonomi kedua negara telah memiliki fondasi yang kuat. Perdagangan barang Indonesia – Prancis mencapai sekitar 2.6 miliar euro pada tahun lalu, sementara Prancis merupakan investor terbesar kedua dari Uni Eropa di Indonesia.

dubes ri di paris
Duta Besar RI Mohamad Oemar saat membuka acara Forum Investasi Indonesia-Prancis. (Sumber: Kemlu RI)

Hampir 200 perusahaan Prancis telah hadir di Indonesia dan mempekerjakan lebih dari 50.000 orang di berbagai sektor. Beberapa perusahaan besar Indonesia seperti Pertamina International EP juga telah melakukan investasi di Prancis, melalui perusahaan oil & gas Prancis, Maurel & Prom.

Danantara Indonesia memanfaatkan forum ini untuk mempertegas perannya sebagai institusi investasi strategis yang menjembatani prioritas pembangunan nasional dengan modal, mitra global, dan kapasitas implementasi proyek.

Dalam paparannya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Patria Sjahrir menyampaikan perkembangan Danantara sekaligus berbagai peluang investasi yang dapat dikembangkan bersama mitra Prancis.

Pandu menegaskan bahwa Danantara menjalankan mandat ganda: menghasilkan imbas hasil komersial (comercial return) yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan jangka panjang Indonesia. Melalui skema investasi bersama (co-investment), Danantara membuka ruang bagi mitra global untuk turut berpartisipasi dalam berbagai inisiatif.

Danantara telah mengidentifikasi sejumlah sektor prioritas yang terbuka bagi kolaborasi dengan mitra Prancis yakni energi bersih dan terbarukan, infrastruktur digital dan pusat data (data center), kedirgantaraan (aerospace), serta pembiayaan bagi pasar modal Indonesia.

Saat ini, Danantara tengah membangun sejumlah kolaborasi dengan perusahaan Prancis, antara lain pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) di Semarang bersama Veolia, pengembangan platform investasi industri terintegrasi, serta kerja sama di sektor penerbangan bersama dan berbagai mitra perbankan.

Kemitraan yang telah berjalan ini diharapkan menjadi landasan bagi Danantara untuk memperluas investasi Prancis ke berbagai proyek strategis di Indonesia.

Inisiatif Danantara tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan dunia usaha di Prancis. Senior Managing Director Ardian sekaligus Executive Committee Member Medef International François Aissa Touzai menyampaikan Prancis ingin menjadi “partner of choice” bagi Indonesia, bukan hanya sebagai investor, tetapi sebagai mitra jangka panjang yang membawa pengalaman, teknologi, model bisnis dan kapasitas perusahaan Prancis.

Kerja sama telekomunikasi dan ekonomi digital turut menjadi salah satu isu penting dalam forum, termasuk peluang pengembangan infrastruktur digital, konektivitas, cloud, data centre, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta layanan digital lainnya.

forum investasi prancis indonesia
CEO MEDEF International Philippe Gautier berdiskusi dengan CIO Danantara Pandu Sjahrir dan Duta Besar RI Mohamad Oemar. (Sumber: Kemlu RI)

Dalam sesi Panel yang menghadirkan CEO Medef International Philippe Gautier; Managing Director of Global Relations and Communications Danantara Pahala Mansury; Director of Finance and Risk Management Telkom Arthur Angelo; dan CEO Thomson Broadcast Stephane Bolon, diskusi menyoroti peluang sekaligus faktor yang dibutuhkan untuk mendorong investasi jangka panjang di Indonesia.

Arthur Angelo menyampaikan “Telkom tengah mencari mitra ekuitas yang tidak hanya membawa modal, tetapi juga teknologi dan keahlian, salah satunya untuk membangun layanan TI berkualitas di Indonesia serta pusat data yang lebih efisien, berkelanjutan dan ramah lingkungan.”

Forum turut menyoroti pentingnya kepastian dan prediktabilitas investasi. Pahala Mansury menjelaskan bahwa Danantara dapat berperan sebagai mitra investor dalam memfasilitasi dialog dengan pemerintah pusat maupun daerah, memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, membantu memastikan kejelasan regulasi serta membantu mengurangi risiko atau de-risking investasi.

Perspektif perusahaan Prancis juga menunjukan bahwa keputusan investasi jangka panjang tidak hanya ditentukan oleh besarnya peluang pasar, tetapi juga kepastian proyek, kestabilan kebijakan, koordinasi kelembagaan, akses terhadap pembiayaan, serta kemitraan yang kuat dengan perusahaan dan pemangku kepentingan lokal.

Forum ini turut didukung oleh sejumlah mitra strategis yang selama ini berperan dalam penguatan hubungan ekonomi Indonesia – Prancis, antara lain Pertamina International EP (PIEP), Maurel & Prom, Eramet, Dasault Aviation, Naval Group dan BNI.

Dukungan ini mencerminkan semakin eratnya sinergi dan keterlibatan dunia usaha dalam mendorong kemitraan bilateral yang konkret dan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, forum mendorong identifikasi proyek-proyek konkret yang dapat dikembangkan bersama mitra Prancis pada sektor – sektor prioritas.

Dengan dukungan Danantara sebagai platform koordinasi dan de-risking, perusahaan Prancis memiliki peluang untuk terlibat tidak hanya sebagai investor tetapi juga mitra teknologi, pembiayaan dan bagian dari pengembangan value-chain di Indonesia.

Danantara juga turut mengundang kalangan pengusaha Prancis untuk berpartisipasi dalam New Asia Forum, yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia pada 3 – 4 Desember 2026. Mengusung semangat “From Conversation to Capital”, forum tersebut dirancang untuk mempertemukan investor dengan proyek-proyek yang telah dipersiapkan, termasuk pada bidang AI dan infrastruktur digital, mobilitas dan manufaktur maju, energi terbarukan, hilirisasi mineral kritis, agribisnis dan pangan, konektivitas, ekonomi kreatif dan pariwisata, serta pengembangan SDM.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *