JAKARTA – Sebanyak 28.620 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah menerima surat keputusan penempatan. Pemerintah menargetkan mereka mulai bertugas pada awal Oktober 2026, bersamaan dengan persiapan pengoperasian 17.288 koperasi yang bangunannya telah selesai.
Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengatakan para manajer kini memasuki tahap konfirmasi kesediaan penempatan. Mereka diminta memastikan kesediaan bertugas di lokasi yang telah ditetapkan pemerintah.
“Diharapkan nanti di awal Oktober, manajer-manajer sudah aktif di KDKMP di mana mereka bertugas,” kata Zabadi di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 28 September.
Surat keputusan penempatan telah diterbitkan PT Agrinas Pangan Nusantara pada 25 September. Sebanyak 28.620 manajer yang menerima surat tersebut diminta memberikan konfirmasi paling lambat Senin, 28 September.
Zabadi mengatakan proses konfirmasi sudah berlangsung selama beberapa hari dan masih berjalan. Setelah seluruh tahapan selesai, pemerintah akan mulai menempatkan para manajer di koperasi masing-masing.
Namun, ia belum memastikan berapa banyak manajer yang benar-benar akan mulai bekerja pada awal Oktober. Kementerian Koperasi akan memberikan penjelasan lebih lanjut setelah proses konfirmasi rampung.
Di sisi lain, pemerintah menargetkan 17.288 Kopdes Merah Putih yang pembangunan fisiknya telah selesai dapat mulai beroperasi pada awal Oktober. Namun, bangunan-bangunan tersebut masih harus melewati proses verifikasi dan validasi sebelum diserahkan kepada pemerintah desa.
Hasil pemeriksaan itu selanjutnya ditinjau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tahapan tersebut menjadi dasar pembayaran pemerintah kepada bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sekaligus proses serah terima bangunan kepada desa.
Setelah proses verifikasi dan serah terima selesai, koperasi dapat mulai menjalankan kegiatan usahanya. Kepemilikan koperasi berada pada desa.
Lantaran itu, penempatan manajer dan pengoperasian koperasi masih bergantung pada penyelesaian dua proses berbeda, yakni konfirmasi kesediaan bertugas serta pemeriksaan dan serah terima bangunan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
