JAKARTA — Presenter sekaligus produser Ruben Onsu mendadak meluapkan amarahnya di media sosial. Melalui unggahan di Instagram Story miliknya, mantan suami Sarwendah ini secara terang-terangan menagih hak uangnya kepada salah satu rekanan produser film dari rumah produksi 786 Production.
Ruben tampak geram lantaran pihak yang ia sebut dengan panggilan “Pak Nebraajj Nicki” dinilai meremehkan persoalan keuangan dan mengingkari kesepakatan bisnis yang telah disepakati bersama.
“Salam Pak NEBRAAAJJJ NICKI_TujuhDelapanEnaamm, apa kabar? Mana uang saya!! Saya juga punya keperluan nih, maaf nih ditagih lewat sini, karena bapak terlalu anggap gampang!!” tulis Ruben Onsu membuka unggahannya, dikutip VOI pada Kamis, 24 September.
Ayah tiga anak ini mengaku, lambatnya penyelesaian pembayaran dari sang produser berimbas fatal terhadap perputaran uang pribadinya. Ruben menyebut arus kas (cash flow) keuangannya menjadi kacau balau akibat janji-janji yang tak kunjung ditepati.
“Sementara uang saya jadi nggak muter gara-gara bapak, merusak cash flow saya jadi kacau karena gak sesuai yang dijanjikan. Dan uang saya yang belom juga bapak bayarkan!” semprot Ruben.
Kekesalan Ruben kian memuncak karena ia mengetahui film proyek kerja sama tersebut sejatinya sudah resmi dibeli dan tayang di salah satu platform streaming raksasa (OTT), yakni Netflix. Namun, hingga kini Ruben belum mendapatkan transparansi seputar kontrak pembelian tersebut.
“Kan udah dibeli sama OTT N**FLIX!! Mana kontraknya??” tagihnya sembari menandai akun @786_production, sutradara @adityagumay_sanggarananda, serta @mr.agungwicaksono7.
Pada unggahan berikutnya, Ruben kembali melontarkan sindiran pedas. Ia mengaku menyesal telah bersikap terlalu polos dan gampang percaya pada rekam jejak yang kerap dibangga-banggakan oleh pihak bersangkutan.
“Kalau ngomong katanya udah jadi producer lebih dari 70 film wkwkwk, gue tanpa cari tahu main iya aja lagi wkwkwk. Itu lah gue yang gampang percaya,” tulis Ruben dengan emoji tertawa getir.
यह भी देखें:
Ruben menegaskan bahwa dalam sebuah kerja sama bisnis—khususnya antara pihak 786 Production dengan Smaradhana Pro—segala bentuk kontrak dan transaksi finansial semestinya dibuka secara transparan kepada semua pihak yang terlibat.
“Udah dapet uang dari OTT N**FLIX! Diem-diem aje ente. Namanya kita join, ya kalau yang berurusan dengan kontrak di project itu ya harus sama-sama tahu sesuai kontrak aja bersama Smaradhana!!” cecar Ruben.
Ruben pun menaruh curiga adanya indikasi kecurangan terkait selisih nilai pembelian hak tayang film tersebut.
“Kenapa disembunyikan? Kenapa tidak mau memberitahu kontraknya? Apa harga pembelian film tersebut lebih besar dari apa yang anda bilang ke kami?” tanya Ruben penuh tanda tanya.
“Saya bukan pemain film, hanya di belakang layar saja sebagai Executive Producer yang support film ente. Pak NEBRAAAJJJ NICKI_TujuhDelapanEnaamm, eh masih aje licik lo, pantes lo kaya ye. Paham kan keselnya sama orang curang,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak 786 Production maupun sosok yang dimaksud oleh Ruben Onsu belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi terkait tudingan dan penagihan terbuka tersebut.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
