JAKARTA – Kecerdasan buatan atau AI semakin merambah industri film. Namun, aktor Hollywood Tom Cruise meyakini teknologi tersebut tidak akan menghilangkan keinginan penonton untuk menyaksikan sesuatu yang nyata, terutama di bioskop.
“Teknologi itu akan datang dan itu akan terjadi. Tapi orang-orang ingin melihat hal-hal yang nyata,” kata Cruise, seperti dilaporkan Variety dan dikutip dari Antara, Rabu, 23 September.
Bintang Mission: Impossible itu tidak menampik perkembangan AI dalam pembuatan film. Menurutnya, para sineas justru harus terus berkarya di tengah perubahan teknologi.
Cruise menunjuk pendapatan bioskop selama musim panas tahun ini sebagai gambaran bahwa minat penonton terhadap film masih kuat.
Sepanjang 1 Mei hingga libur Labor Day, pendapatan box office tercatat mencapai 4,76 miliar dolar AS. Angka tersebut disebut mencetak rekor industri sepanjang masa untuk periode itu.
“Orang-orang menginginkan pengalaman itu. Mereka pergi ke bioskop. Saya selalu percaya pada kemanusiaan,” ujar Cruise.
Bagi aktor yang dikenal kerap melakukan sendiri adegan berbahaya dalam filmnya itu, bioskop menawarkan pengalaman yang berbeda. Menonton di layar lebar memungkinkan orang berkumpul dan menikmati sebuah cerita secara bersama-sama.
Ia menyebut pengalaman menonton di bioskop sebagai bentuk seni tersendiri. Meski begitu, Cruise menegaskan dirinya tidak menentang perkembangan layanan menonton film melalui internet.
“Saya tidak punya masalah dengan layanan streaming atau apa pun itu,” katanya.
Cruise selama ini dikenal mendukung metode pembuatan film yang mengutamakan aksi nyata dengan penggunaan efek visual komputer atau CGI seminimal mungkin.
Menurut laporan NME, Selasa, 22 September, ia juga konsisten mendukung keberlangsungan bioskop di tengah perubahan cara masyarakat menikmati film.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
