JAKARTA – World Boxing Association atau WBA memerintahkan juara dunia kelas super menengah Jaime Munguia menghadapi penantang wajib Bektemir Melikuziev. Kedua kubu diberi waktu 30 hari untuk mencapai kesepakatan duel.
WBA menetapkan batas negosiasi hingga 21 Oktober. Jika tidak tercapai kesepakatan, badan tinju tersebut dapat memerintahkan proses purse bid atau penawaran hak penyelenggaraan pertarungan.
“Munguia dari Meksiko harus menjalani pertarungan wajib untuk pertahanan sabuk juaranya melawan penantang wajib Melikuziev,” demikian pernyataan WBA melalui media sosial resminya, dikutip dari Antara, Selasa, 22 September.
Munguia saat ini memegang sabuk juara dunia kelas super menengah WBA dengan batas berat 76,2 kilogram.
Petinju Meksiko berjuluk “Tatanka” itu memiliki rekor profesional 46 kemenangan dan dua kekalahan. Sebanyak 35 kemenangan diraih melalui knockout atau KO.
Munguia merebut gelar WBA setelah mengalahkan Jose Armando Resendiz lewat kemenangan angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada Mei 2026.
Di kubu penantang, Melikuziev memiliki catatan 17 kemenangan dan satu kekalahan, dengan 11 kemenangan melalui KO.
Petinju asal Uzbekistan itu mendapatkan status penantang wajib setelah memenangi duel eliminasi WBA melawan Darius Fulghum.
Posisinya kemudian semakin kuat setelah menghentikan Sena Agbeko melalui technical knockout atau TKO pada ronde ketujuh dalam pertarungan pada Februari 2026.
Melikuziev kini berada di peringkat pertama kelas super menengah WBA dan berstatus penantang wajib resmi.
Perintah WBA membuat Munguia tidak bisa memilih lawan lain untuk pertahanan wajib sabuknya sebelum kewajiban menghadapi Melikuziev diselesaikan sesuai ketentuan badan tinju tersebut.
Bagi Melikuziev, duel ini membuka peluang merebut gelar dunia pertama dalam karier profesionalnya. Sementara Munguia akan mempertahankan sabuk WBA yang baru diraihnya beberapa bulan lalu.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
