Profit Besar Harus Diikuti Tanggung Jawab


JAKARTA – Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono mendorong pelaku industri pertambangan mempercepat upaya dekarbonisasi dan meningkatkan tanggung jawab terhadap perlindungan lingkungan.

Diaz menegaskan besarnya keuntungan yang diperoleh industri harus berjalan seiring dengan peningkatan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Jangan sampai lupa kalau profit besar harus diikuti tanggung jawab yang lebih, artinya tanggung jawab lingkungan harus lebih besar lagi, kita perlu melakukan upaya dekarbonisasi,” ujar Diaz dilansir ANTARA, Selasa, 22 September.

Diaz mengatakan, dekarbonisasi merupakan bagian dari mandat pembangunan nasional.

Hal itu tercermin dalam Pasal 33 ayat 4 UUD 1945 yang mengamanatkan perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan prinsip berwawasan lingkungan.

Selain itu, dekarbonisasi juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya agenda untuk menyelaraskan kehidupan masyarakat dengan lingkungan dan alam.

“Negara harus hadir karena (dekarbonisasi) ini mandat, tertuang di UUD Pasal 33 ayat 4 bahwa pembangunan harus berwawasan lingkungan dan di Asta Cita Nomor 8 untuk menyelaraskan kehidupan harmonis dengan lingkungan dan alam, artinya dekarbonisasi harus di semua sektor,” jelasnya.

Diaz meminta pelaku industri tidak hanya menjalankan program pengurangan emisi, tetapi juga melaporkan hasil pengurangan emisi tersebut kepada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Pelaporan tersebut dapat dilakukan melalui SIGN-SMART sebagai sistem inventarisasi gas rumah kaca. Ketentuan itu berkaitan dengan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Nasional.

Selain dekarbonisasi, Diaz meminta perusahaan tetap memperkuat pengelolaan dan perlindungan lingkungan.

Menurutnya, salah satu instrumen untuk mendorong kepatuhan perusahaan adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER).

Dia berharap, perusahaan peserta PROPER terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan dari tahun ke tahun.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *