JAKARTA — Cuaca Jabodetabek pada Selasa 22 September diprakirakan bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan. Suhu udara diperkirakan cukup panas pada siang hari, sementara hujan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, terutama Jakarta dan kawasan Jawa Barat.
Di Jakarta, BMKG memprakirakan seluruh wilayah administrasi mengalami kondisi berawan tebal pada pagi hari. Memasuki siang, cuaca berubah menjadi cerah berawan hingga berawan tebal. Hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.
Jakarta Pusat diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 26–31 derajat Celsius. Jakarta Barat berada pada kisaran 25–32 derajat Celsius dan juga berpotensi hujan ringan.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan suhu masing-masing sekitar 25–32 derajat Celsius. Sementara Jakarta Utara cenderung berawan dengan suhu 26–30 derajat Celsius dan Kepulauan Seribu 28–29 derajat Celsius.
Untuk wilayah Bogor, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan pada pagi hari, kemudian peluang hujan lokal meningkat pada siang atau sore. Kondisi ini sejalan dengan prakiraan BMKG yang menempatkan Jawa Barat sebagai salah satu wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan hujan.
Depok juga berpotensi mengalami hujan lokal. Suhu udara dapat mencapai sekitar 36 derajat Celsius sehingga masyarakat perlu mengantisipasi kondisi panas pada siang hari, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Di Tangerang, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan lokal. Sementara Bekasi berpotensi mengalami perubahan cuaca dari cerah berawan menjadi berawan dan hujan ringan pada waktu tertentu.
Pada pagi hari, sebagian besar Jabodetabek diprakirakan berawan. Suhu kemudian meningkat pada siang hari. Memasuki sore hingga malam, pertumbuhan awan hujan berpotensi meningkat di sejumlah wilayah.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memantau perkembangan prakiraan dan peringatan dini cuaca karena hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang masih dapat terjadi meski kondisi kemarau masih dominan. Hujan juga berpotensi disertai petir dan angin kencang secara lokal.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan membawa payung atau jas hujan. Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat menjaga kecukupan cairan tubuh dan menggunakan tabir surya untuk mengurangi paparan sinar matahari, serta tetap menghemat air di tengah kondisi atmosfer yang relatif kering.
Prakiraan ini merupakan kondisi yang dapat berubah, sehingga pembaruan BMKG pada hari yang sama tetap menjadi acuan untuk peringatan cuaca jangka pendek.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
