Pentathlon dan Teqball Bikin Kejutan, Indonesia Sudah Pastikan Medali Asian Games 2026


JAKARTA – Kontingen Indonesia sudah memastikan perolehan medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bahkan sebelum pesta olahraga Asia itu resmi dibuka. Kejutan datang dari pentathlon dan teqball, dua cabang yang sebelumnya tidak masuk proyeksi target medali.

Chef de Mission Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu mengatakan Caroline Bangun di nomor tunggal putri pentathlon dan Sumaya di tunggal putri teqball sama-sama menembus final.

“Ada dua cabang olahraga kita yang masuk final, pertama woman pentathlon. Tadi pagi, teqball tunggal putri juga masuk ke final,” kata Todotua di Nagoya, Jepang, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 19 September.

Hasil tersebut menjadi kejutan karena pentathlon dan teqball tidak termasuk cabang yang sejak awal diproyeksikan menyumbang medali untuk Indonesia.

Todotua berharap capaian Caroline dan Sumaya bisa memicu cabang lain untuk melampaui target yang sudah ditetapkan.

“Harapan kami, capaian mereka bisa menjadi semangat bagi cabang-cabang lain, bisa memberikan kejutan lain dan melebihi target medali. Tanggal 20 September, semoga bisa menjadi medali emas pertama kita,” ujarnya.

Caroline memastikan tempat di partai puncak setelah menuntaskan empat perlombaan pentathlon pada Kamis, 17 September. Ia mengumpulkan total 1.351 poin.

Sumaya menyusul ke final setelah mengalahkan wakil India Quimcy Joaquim Dsouza pada semifinal teqball tunggal putri, Sabtu, 19 September.

Sumaya menang dalam laga tiga set dengan skor 7-12, 12-9, dan 12-7.

Dengan dua atlet sudah berada di final, Indonesia sedikitnya telah mengamankan medali dari pentathlon dan teqball. Warna medali keduanya akan ditentukan pada partai puncak.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *