JAKARTA – Pemerintah tidak ingin hanya mengejar kepastian pasokan dalam membeli minyak dari luar negeri. Harga tetap menjadi pertimbangan utama agar pembelian energi tidak membebani APBN maupun masyarakat.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut saat ditanya perkembangan pembelian minyak dari Rusia dan kesepakatan energi dengan Amerika Serikat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 17 September.
Terkait Rusia, Bahlil mengatakan ketersediaan minyak mentah Indonesia dalam kondisi aman dan pasokan dari negara tersebut menjadi bagian di dalamnya.
“Ketersediaan untuk crude kita insyaallah aman termasuk bagian daripada Rusia,” katanya.
Namun, Bahlil belum menjelaskan secara rinci perkembangan teknis pembelian berikutnya dari Rusia. Ia mengatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan pada waktu yang tepat.
Ketika ditanya mengenai pembelian energi dari Amerika Serikat, Bahlil menegaskan pemerintah akan mempertimbangkan harga sebelum menentukan sumber pasokan.
“Pemerintah Indonesia akan selalu berpikir, bertindak hati-hati dengan mempertimbangkan dan memprioritaskan asas-asas keekonomian,” ujarnya.
Menurut Bahlil, ketersediaan barang memang penting, tetapi harga juga tidak boleh diabaikan.
“Kita cari yang terbaik. Kita cari yang lebih murah, mana, itu yang kita akan beli,” katanya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
