Jembatan Baru yang Menghubungkan China dengan Korut Dibuka Hari Ini


JAKARTA – Jembatan baru yang melintasi Sungai Yalu dan menghubungkan China dengan Korea Utara (Korut) akan diresmikan dan dibuka pada Hari Kamis.

Jembatan tersebut diharapkan semakin memfasilitasi perdagangan serta pertukaran antarwarga kedua negara, ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning pada Hari Rabu, dikutip dari Xinhua.

Sesuai kesepakatan kedua negara, jembatan tersebut akan resmi dibuka untuk lalu lintas pada Hari Kamis, dengan kedua belah pihak bersama-sama menggelar upacara peresmian pada hari itu.

China dan Korut adalah negara tetangga yang bersahabat dan terhubung oleh pegunungan serta sungai. Jembatan baru ini merupakan fasilitas penting bagi konektivitas kedua negara, kata Mao dalam konferensi pers rutin.

Jembatan ini diharapkan dapat mendorong perdagangan bilateral dan pertukaran antarwarga, serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua negara, ujarnya.

Jembatan Sungai Yalu Baru, yang menghubungkan Kota Sinuiju di Korea Utara dan Dandong di Tiongkok, ini memiliki empat lajur, dikutip dari The Korea Times.

Pembangunannya dimulai pada Oktober 2011 dan selesai pada Oktober 2014. Namun, jembatan itu tidak digunakan selama bertahun-tahun karena Korea Utara belum merampungkan pembangunan gedung dan infrastruktur di wilayahnya.

Belakangan ini, kendaraan terlihat melintasi jembatan sepanjang 3.024 meter tersebut, memunculkan dugaan adanya uji coba operasional.

Jembatan ini akan melengkapi Jembatan Persahabatan yang sudah ada, yang dibuka pada tahun 1943 dan telah lama menjadi jalur penyeberangan utama di atas Sungai Yalu.

Selain itu, jembatan baru ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalan satu arah lama yang menghubungkan kedua negara tersebut.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *