BEI Minta Emiten Perkuat Tata Kelola, Kepercayaan 32,4 Juta Investor Jadi Taruhan


JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia menilai tata kelola perusahaan dan keterbukaan informasi menjadi kunci menjaga kepercayaan 32,4 juta investor di pasar modal Indonesia.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan tata kelola yang baik harus menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan tercatat, bukan sekadar kewajiban administratif.

“Di pasar modal, kepercayaan adalah modal utama. Investor menempatkan dananya pada perusahaan dengan mengandalkan informasi yang disampaikan oleh perusahaan kepada publik,” kata Jeffrey di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 12 Oktober.

Menurut Jeffrey, kepercayaan investor tumbuh jika perusahaan dikelola dengan baik, menyampaikan informasi secara transparan dan dapat dipercaya, serta melindungi hak investor publik.

Tata kelola juga tercermin dalam proses pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, keterbukaan informasi, serta pertanggungjawaban kinerja kepada publik.

BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan dan lembaga terkait terus mendorong sejumlah pembenahan. Langkah tersebut mencakup penguatan keterbukaan informasi, transparansi kepemilikan saham, serta peningkatan persyaratan minimum free float.

Free float adalah porsi saham perusahaan yang tersedia untuk diperdagangkan kepada publik.

BEI juga menekankan pentingnya uji tuntas atau due diligence yang memadai oleh penjamin emisi sebelum sebuah perusahaan masuk bursa.

Jeffrey menilai tata kelola harus sudah dibangun sejak sebelum perusahaan mencatatkan saham, bukan baru diperbaiki setelah menjadi emiten.

BEI juga meminta direksi dan dewan komisaris perusahaan tercatat menggunakan keterbukaan informasi sebagai sarana membangun kepercayaan investor dan memperbaiki tata kelola secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Jeffrey menyampaikan apresiasi kepada Indonesian Institute for Corporate Directorship atau IICD yang selama 17 tahun mendorong praktik tata kelola perusahaan yang baik.

BEI berharap penghargaan bagi perusahaan dengan tata kelola baik tidak berhenti sebagai apresiasi, tetapi mendorong perusahaan mempertahankan standar yang tinggi.

Bursa juga menyatakan akan terus bekerja sama dengan OJK, perusahaan tercatat, dan pemangku kepentingan lain untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *