El-Sisi Tegaskan Hak Mesir atas Air Sungai Nil Tak Bisa Diganggu


JAKARTA – Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan negaranya tidak akan menerima tindakan yang membahayakan hak dan keamanan air Mesir di Sungai Nil. Ia menyebut sungai tersebut sebagai urat nadi kehidupan masyarakat Mesir.

Pernyataan itu disampaikan El-Sisi saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Minggu, 11 Oktober.

“Sungai Nil sebagai urat nadi kehidupan masyarakat Mesir dan saya menegaskan bahwa Mesir memiliki haknya yang terkait dengan air tersebut dan menolak semua yang akan membahayakan keamanan airnya,” kata El-Sisi.

Presiden Abdel Fattah El Sisi menegaskan bahwa kepentingan mereka pada Sungai Nil tak boleh terganggu. (Foto: Kris - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Presiden Abdel Fattah El Sisi menegaskan bahwa kepentingan mereka pada Sungai Nil tak boleh terganggu. (Foto: Kris – Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Persoalan Sungai Nil menjadi salah satu isu regional yang disampaikan El-Sisi dalam pertemuannya dengan Prabowo.

Selain isu air, kedua kepala negara bertukar pandangan mengenai konflik dan ketegangan di sejumlah kawasan.

El-Sisi mengatakan perkembangan dunia saat ini menghadirkan ancaman terhadap keamanan, perdamaian dan stabilitas regional maupun global.

Indonesia dan Mesir, kata El-Sisi, sepakat mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan jalur diplomasi dengan tetap menghormati kedaulatan setiap negara.

El-Sisi juga menekankan prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Pembicaraan tersebut menjadi bagian dari konsultasi politik kedua negara setelah hubungan Indonesia-Mesir dinaikkan menjadi kemitraan strategis pada 2025.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *