Prabowo Ingin Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Orang, Baru 21.000 Ditargetkan pada 2027


JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menilai jumlah polisi hutan saat ini jauh dari cukup untuk menjaga kawasan hutan Indonesia. Ia menargetkan jumlah personel ditingkatkan menjadi 70.000 orang secara bertahap.

Prabowo mengatakan saat ini hanya terdapat sekitar 4.500 polisi hutan untuk mengawasi kawasan yang luasnya mencapai puluhan juta hektare.

“Hanya ada 4.500 polisi hutan. Bagaimana terhadap penjarah liar? Bagaimana mereka yang membakar hutan?” kata Prabowo di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 6 Oktober.

Menurut Prabowo, pemerintah telah memasukkan rencana penambahan polisi hutan dalam kebijakan anggaran.

Namun, target 70.000 personel belum dapat dipenuhi sekaligus.

Prabowo mengatakan jumlah polisi hutan ditargetkan baru mencapai sekitar 21.000 orang pada 2027.

“Dari 70.000 baru bisa 21.000 tahun 2027. Berarti mungkin tiga, empat tahun kita akan sampai 70.000,” ujarnya.

Ia menilai keterbatasan personel menjadi salah satu persoalan dalam menjaga kawasan hutan dari perambahan, pembakaran, dan aktivitas ilegal.

Prabowo mengatakan persoalan serupa juga dihadapi Bea Cukai dan sejumlah aparat lain yang harus mengawasi banyak pelabuhan, bandar udara, serta wilayah yang luas dengan personel dan peralatan terbatas.

Pemerintah akan menambah kemampuan aparat secara bertahap.

Pernyataan itu disampaikan ketika Prabowo mengapresiasi Satgas PKH yang melaporkan telah menguasai kembali lebih dari 6,2 juta hektare kawasan hutan sejak dibentuk.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *