NUNUKAN – PT PLN (Persero) mulai mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sebatik berkapasitas 150 kilowatt peak atau kWp di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pembangkit itu sudah tersambung dengan sistem kelistrikan setempat setelah melewati tahap energize dan sinkronisasi.
PLTS Sebatik resmi terhubung ke sistem pada Sabtu, 3 Oktober. Pengoperasian pembangkit ini menjadi bagian dari perluasan pemanfaatan energi bersih hingga wilayah perbatasan Indonesia.
General Manager PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Muchamad Chaliq Fadli mengatakan pengoperasian PLTS Sebatik tidak hanya menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga memanfaatkan potensi energi matahari yang tersedia di daerah.
“Beroperasinya pembangkit tenaga surya ini menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan sekaligus mengoptimalkan potensi energi lokal di kawasan perbatasan,” kata Chaliq di Tanjung Selor, dikutip dari Antara, Selasa, 6 Oktober.
Menurut Chaliq, transisi energi tidak hanya diarahkan ke pusat pertumbuhan. PLN juga memperluas pemanfaatan energi terbarukan ke wilayah terdepan.
Sebatik dipilih karena memiliki potensi energi matahari yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan listrik yang lebih bersih.
“Melalui PLTS ini, kami ingin terus membuka peluang pengembangan energi terbarukan di wilayah perbatasan dan menghadirkan manfaatnya secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sebelum beroperasi, PLN melakukan pemeriksaan akhir terhadap fasilitas dan sistem pendukung. Pemeriksaan mencakup aspek teknis pembangkit, sistem proteksi, keamanan, operasional, pemeliharaan, serta keselamatan dan kesehatan kerja.
Manager PLN UP3 Kalimantan Utara Dody Suhendra mengatakan tahap energize dan sinkronisasi penting untuk memastikan listrik yang dihasilkan PLTS dapat masuk ke sistem secara aman.
“PLTS Sebatik berkapasitas 150 kWp telah berhasil di-energize dan disinkronkan dengan sistem,” kata Dody.
Menurut Dody, PLN akan terus melakukan pengelolaan dan pemeliharaan agar PLTS Sebatik beroperasi secara optimal.
PLN juga berharap pengoperasian pembangkit tersebut membuka peluang pengembangan energi terbarukan lain di kawasan perbatasan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
