Lima Makanan Ini Berisiko jika Dibiarkan Lebih dari Dua Jam di Suhu Ruang


JAKARTA – Pizza, nasi matang, daging olahan hingga kentang panggang bisa menjadi berisiko jika terlalu lama dibiarkan pada suhu ruang. Masalahnya bukan hanya makanan menjadi basi, tetapi bakteri dapat berkembang cepat ketika berada pada suhu tertentu.

Menurut EatingWell yang dikutip dari Antara, Minggu, 4 Oktober, makanan mudah rusak sebaiknya tidak berada dalam “zona bahaya” sekitar 4 hingga 60 derajat Celsius selama dua jam atau lebih.

Pada rentang suhu tersebut, bakteri penyebab penyakit dapat berkembang biak dengan cepat. Penyimpanan di lemari es menjadi salah satu cara untuk mengurangi risikonya.

Berikut lima makanan yang perlu diperhatikan.

Pizza

Pizza mengandung keju dan sering dilengkapi daging maupun sayuran yang telah dimasak. Kombinasi itu membuatnya mudah rusak jika terlalu lama dibiarkan pada suhu ruang.

Direktur Program Stop Foodborne Illness Vanessa Coffman mengatakan bakteri dapat berkembang cepat setelah makanan berada dalam zona bahaya selama lebih dari dua jam.

Dalam kondisi tertentu, beberapa jenis bakteri bahkan dapat berlipat ganda setiap 20 menit.

Sisa pizza disarankan segera dimasukkan ke wadah dan disimpan di kulkas dalam waktu dua jam. Sebelum dimakan kembali, pizza dapat dipanaskan hingga suhu bagian dalamnya mencapai sekitar 74 derajat Celsius.

Buah dan sayuran yang sudah dipotong

Buah dan sayuran yang telah dipotong juga tidak sebaiknya dibiarkan terlalu lama di luar kulkas.

Menurut Coffman, proses pemotongan merusak lapisan pelindung alami pada bagian luar buah dan sayuran. Permukaan yang terbuka kemudian lebih rentan terhadap kontaminasi dan pertumbuhan bakteri.

Hal yang sama berlaku pada buah dan sayuran yang sudah dipotong untuk hidangan atau disajikan dalam nampan.

Nasi matang

Nasi matang dapat mengandung spora Bacillus cereus, bakteri yang mampu bertahan selama proses memasak.

Jika nasi dibiarkan pada suhu ruang, spora tersebut dapat berkembang menjadi bakteri dan menghasilkan racun yang dapat menyebabkan penyakit akibat makanan.

Dietisien keamanan pangan Mary Angela Miller menyarankan nasi matang dibagi dalam porsi kecil atau ditempatkan pada wadah dangkal agar lebih cepat dingin sebelum dimasukkan ke kulkas.

Daging olahan

Daging olahan untuk sandwich atau bekal makan siang juga perlu dijaga tetap dingin.

Miller menyarankan penggunaan sedikitnya dua sumber pendingin dalam kotak bekal, misalnya dua kantong gel beku atau kombinasi gel beku dan botol air beku.

Makanan yang perlu tetap dingin dapat ditempatkan di antara kedua sumber pendingin tersebut.

Kentang panggang berbungkus aluminium foil

Kentang panggang yang dibungkus aluminium foil juga perlu diperhatikan jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.

Ashley Miller dari National Environmental Health Association mengatakan kentang memiliki kandungan air tinggi dan tingkat keasaman rendah.

Ketika dibungkus aluminium foil, kondisi minim oksigen dapat mendukung pertumbuhan spora Clostridium botulinum dan pembentukan racun.

Untuk mengurangi risiko, kentang panggang sebaiknya tetap dijaga panas hingga disajikan atau segera didinginkan dengan melonggarkan bungkus aluminium foil.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *