JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dan Badan Standardisasi Nasional memperkuat kerja sama dalam standardisasi dan jaminan produk halal. Fokusnya bukan hanya memenuhi kewajiban halal, tetapi juga mendorong mutu dan daya saing produk Indonesia.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan penyelenggaraan jaminan produk halal membutuhkan kerja sama lintas lembaga agar ekosistem halal berkembang lebih terintegrasi.
“Halal sekarang telah menjadi standar untuk semua. Di dalamnya ada transparency, traceability, and trustability. Ini yang harus kita bangun bersama sehingga halal menjadi value added bagi produk Indonesia,” kata Haikal dikutip dari Antara, Senin, 5 Oktober.
Menurut dia, aspek halal tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan konsumen Muslim. Standar halal juga dinilai bisa menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan terhadap produk.
Karena itu, sinergi dengan lembaga standardisasi dianggap penting untuk memperkuat ekosistem halal nasional sekaligus memberi kepastian bagi pelaku usaha.
Kepala BSN Donny Purnomo mengatakan jaminan halal memiliki dimensi yang luas. Selain menyangkut kewajiban bagi umat Muslim, halal juga punya nilai ekonomi bagi Indonesia.
“BSN tentu siap bersinergi dan mendukung BPJPH dalam penguatan ekosistem halal, khususnya melalui standardisasi yang dapat menjawab kebutuhan nasional dan perkembangan industri,” ujar Donny.
Kerja sama BPJPH dan BSN antara lain diarahkan pada pengembangan standar yang mendukung penyelenggaraan jaminan produk halal dan kebutuhan industri. Standardisasi diharapkan memberi acuan yang lebih jelas bagi pelaku usaha, sekaligus membantu peningkatan mutu produk.
Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN Hendro Kusumo mengatakan BSN siap memfasilitasi pengembangan Standar Nasional Indonesia yang dibutuhkan BPJPH.
Menurut Hendro, pengembangan standar perlu mempertimbangkan kebutuhan nasional sekaligus perkembangan standar internasional yang relevan. Langkah itu dinilai penting agar standar halal yang dikembangkan tetap terhubung dengan perdagangan dan ekosistem halal global.
“Langkah tersebut penting agar standar yang dikembangkan dapat memberikan manfaat bagi industri nasional dan tetap memiliki keterkaitan dengan perkembangan perdagangan serta ekosistem halal global,” kata Hendro.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
