Hampir 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Comeback Main Series Suara Hati


JAKARTA – Pedangdut Dewi Perssik resmi menandai kembalinya ia ke dunia seni peran lewat drama series terbaru produksi MD Entertainment bertajuk Suara Hati.

Proyek drama musikal dangdut ini menjadi momen reuni bersejarah bagi sang biduan setelah hampir dua dekade lalu sukses besar membintangi sinetron legendaris Mimpi Manis.

Produser MD Entertainment, Manoj Punjabi, menegaskan bahwa serial ini memang dirancang khusus dengan Dewi Perssik sebagai poros utama cerita.

“Series drama ini udah kami rencanakan dari dua-tiga tahun, dan susah. Mau bikin drama musikal dangdut, ya mainnya siapa? Kalau gak ada Dewi, gak ada Suara Hati, itu saya bilang. Kita mau comeback with a bang, dong! With the Queen of Dangdut, siapa lagi?” tegas Manoj Punjabi saat jumpa pers di Jakarta Selatan, Kamis, 1 Oktober.

Mendapat kepercayaan besar tersebut, Dewi Perssik secara jujur mengakui sempat dilanda rasa gugup yang luar biasa saat menginjakkan kaki kembali di rumah produksi yang membesarkan namanya.

“Wah, saya agak nervous, jujur gitu. Grogi gitu. Saya bilang tadi sama Bapak, ‘Aduh, Pak, kok saya deg-degan ya?’ Karena memang saya kan kembali lagi setelah 20 tahun bersama Mimpi Manis, saya kembali ke rumah saya yaitu MD Entertainment yang memperkenalkan saya di dunia akting,” ungkap Dewi Perssik.

Pedangdut asal Jember ini berharap penampilannya di depan kamera tidak mengecewakan pihak produser maupun masyarakat luas.

“Jadi saya berharap sebagai talenta, sebagai artis, penyanyi dangdut yang dipercaya di dunia akting, semoga apa yang saya tampilkan bisa berkenan di hati masyarakat sehingga saya tidak mengecewakan MD dan akhirnya MD mau bekerja sama dengan saya lagi gitu, Mas,” tuturnya seraya tertawa.

Mengingat jadwal hariannya yang padat di program televisi reguler, Dewi mengaku butuh penyesuaian intensif agar kembali luwes menghafal skenario.

“Jujur, saya pribadi sih agak grogi dan merasa kaku gitu. Tapi buat saya pribadi butuh waktu untuk bisa senatural seperti dulu, karena saya kan harus baca skrip kan. Jadi kayak sekolah lagi gitu lho, Mas, mengasah otak menghafal, apalagi skenarionya, skripnya itu berapa paragraf gitu yang harus saya hapalin,” jelasnya.

Beruntung, arahan sutradara Sanjeev dan penata kamera Kelly membuatnya mampu mengeksekusi adegan secara cepat dan presisi.

“Alhamdulillah berkat Bhaiya Sanjeev, berkat Bang Kelly DOP, di sini saya satu kali take udah selesai. Jadi karakternya itu udah melekat, Mas. Biasanya kalau teman-teman lawan main saya agak lama, biasanya saya yang agak suka marahin anak-anak saya. Tapi gak sih, mereka pinter-pinter, cuma kalau lagi bercanda mamanya galak, ‘Ayo cepetan!’ gitu,” selorohnya.

Dalam serial ini, Dewi memerankan sosok Melodi, seorang ibu penyanyi dangdut yang memiliki dinamika keluarga yang kompleks.

“Perbedaannya pasti ada. Kalau dalam real life saya punya anak laki-laki, satu-satunya. Kalau di sini saya punya dua anak perempuan, yaitu Nisa yang diperankan Jihan dan Gea sebagai Meya. Jadi dua-duanya punya karakter yang berbeda dan saya punya suami di sini, ya kan. Beda ya, jomblo beda,” ujarnya.

Dewi menambahkan bahwa karakter Melodi menyimpan sisi ambisius seorang ibu yang akan memancing ragam emosi penonton di rumah.

“Tetap tegas sebagai seorang ibu yang memang sangat berambisi, punya cita-cita untuk anaknya supaya menjadi yang ibunya mau. Nah itu yang agak susah tuh. Nanti tonton, pasti banyak tangisan, haru, dan gemes, dan kasihan, pasti jadi satu pokoknya campur kayak gado-gado,” paparnya.

Serial Suara Hati yang memuat 60 episode ini dijadwalkan tayang mulai 10 Oktober di MDTV dan platform streaming Netflix.

“Mudah-mudahan bisa diterima karena kan saya sebagai seorang penyanyi bukan hanya suara saja, tapi di sini karakter, karya, konsisten, komitmen, attitude, itu yang saya jaga untuk membawakan ini semua. Doain ya!” tutup Dewi mengakhiri.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *