JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji meminta seluruh pejabat dan jajaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tidak memberikan penghormatan maupun pelayanan secara berlebihan kepadanya selama menjadi pemimpin di kementerian tersebut.
Menurut Sarmuji, penghormatan dan pelayanan berlebihan justru berpotensi menciptakan sekat antara dirinya dengan jajaran Kemenperin.
Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat keterbukaan dalam berdiskusi dan memberikan masukan terkait kebijakan kementerian.
“Saya umumkan di sini, jangan memberi penghormatan berlebih kepada saya, jangan memberikan pelayanan berlebih kepada saya. Nanti penghormatan berlebih, pelayanan yang berlebih itu akan menciptakan sekat-sekat bagi kami semua,” ucap Sarmuji dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan (sertijab) Menteri Perindustrian di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat, 2 Oktober.
Sarmuji menilai, sekat tersebut dapat mempertajam jarak antara pimpinan dan jajaran sehingga membatasi ruang untuk berdiskusi serta menyampaikan masukan dan saran terhadap kebijakan yang akan diambil.
“Karena itu akan menciptakan sekat-sekat, akan menciptakan barrier psikologis. Orang mau memberikan masukan, memberikan saran bahkan memberikan kritik menjadi susah karena ada pelayanan berlebihan,” katanya.
Selain itu, Sarmuji juga meminta seluruh pejabat Kemenperin untuk saling mengingatkan apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan tugasnya sebagai Menperin yang baru.
“Saya meminta secara pribadi kepada seluruh pejabat Kementerian Perindustrian untuk kita bisa saling mengingatkan. Kalau ada hal-hal yang barangkali perlu diingatkan kepada saya, jangan sungkan-sungkan,” ujar dia.
Untuk diketahui, Prabowo Subianto melantik Muhammad Sarmuji menjadi Menperin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober.
Sarmuji menggantikan posisi Agus Gumiwang Kartasasmita yang telah menjabat menjadi Menperin sejak Oktober 2019 silam.
Selain Sarmuji, Prabowo melantik sejumlah pejabat lain, di antaranya Dudung Abdurrahman sebagai Menko Bidang Politik dan Keamanan (Polkam), Sugiono sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
