Sambut Hari Hewan Sedunia, Kalbe Animal Health Dorong Pentingnya Deteksi Dini Kesehatan Hewan Peliharaan


JAKARTA – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui Kalbe Animal Health mengajak para pemilik hewan peliharaan untuk lebih memperhatikan kesehatan hewan kesayanagannya melalui pencegahan, pengendalian parasit dan pemeriksaan rutin dalam momentum Hari Hewan Sedunia. Hal ini karena, berbagai gangguan kesehatan pada hewan peliharaan, termasuk infeksi parasit yang seringnya tidak menunjukkan gejala pada tahap awal meskipun hewan tampak sehat dan aktif.

“Sering kali hewan peliharaan terlihat sehat dari luar, tetapi sebenarnya sedang mengalami masalah kesehatan yang belum terdeteksi. Penurunan nafsu makan, perubahan perilaku menjadi lebih pasif, hingga penurunan berat badan merupakan beberapa tanda yang perlu diperhatikan pemilik. Karena itu, observasi terhadap kebiasaan sehari-hari hewan peliharaan menjadi sangat penting,” ujar drh. Fuyi Ziget Zozalbo, Business Officer Kalbe Animal Health dalam live Instagram @ptkalbefarmatbk.

Salah satu masalah kesehatan yang umum ditemukan pada hewan peliharaan adalah infeksi parasit. Parasit sendiri terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu ektoparasit seperti kutu, pinjal, caplak, dan tungau yang hidup di permukaan tubuh, serta endoparasit seperti cacing pita, cacing gelang dan cacing tambang yang hidup di dalam tubuh hewan. Keberadaan endoparasit sering kali sulit diketahui karena tidak dapat dilihat secara langsung dan umumnya memerlukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan keberadaannya.

Menurut drh. Fuyi, infeksi parasit tidak hanya terjadi pada hewan yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Bahkan hewan peliharaan yang sebagian besar waktunya berada di dalam rumah tetap memiliki risiko terpapar parasit melalui lingkungan sekitarnya.

“Banyak pemilik hewan peliharaan mengira peliharaannya yang tinggal di dalam rumah tidak berisiko mengalami cacingan. Padahal telur cacing dapat terbawa dari lingkungan melalui berbagai media, termasuk alas kaki yang digunakan saat beraktivitas di luar rumah. Risiko ini semakin tinggi karena hewan anjing dan kucing memiliki kebiasaan menjilat tubuhnya sendiri saat membersihkan diri, sehingga telur cacing yang berada di lingkungan dapat masuk ke dalam tubuh,” jelasnya.

Selain cacing, keberadaan kutu juga menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi pemilik hewan peliharaan. Tidak sedikit orang yang mencoba menghilangkan kutu dengan cara memencetnya secara langsung. Padahal tindakan tersebut berpotensi menyebabkan penyebaran telur kutu ke lingkungan sehingga infestasi menjadi lebih luas.

“Sebagian besar siklus hidup kutu sebenarnya berada di lingkungan, bukan pada tubuh hewan. Oleh karena itu, pengendalian kutu tidak cukup hanya dilakukan pada hewan peliharaan, tetapi juga perlu disertai upaya menjaga kebersihan lingkungan secara menyeluruh,” ungkap drh. Fuyi.

Selain pencegahan parasit, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga perlu dilakukan, terutama bagi hewan peliharaan yang telah memasuki usia senior. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi berbagai gangguan kesehatan sejak dini, termasuk kondisi yang berkaitan dengan fungsi hati, ginjal, maupun sistem metabolisme tubuh.

Product Executive Kalbe Animal Health, drh. Geraldus Gunawan, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kualitas hidup hewan peliharaan.

“Semakin dini suatu kondisi kesehatan terdeteksi, semakin besar peluang untuk dilakukan penanganan yang tepat. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan, terutama pada usia lanjut. Menanggapi tantangan ini, Kalbe Animal Health menghadirkan Anthel Cat dan Anthel Dog, obat cacing yang diformulasikan untuk membantu mengendalikan berbagai jenis cacing yang umum ditemukan pada kucing dan anjing mengingat infeksi cacing sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Pemberian obat cacing secara rutin ini menjadi satu langkah preventif yang membantu menjaga kesehatan hewan peliharaan,” ujar drh. Gerald.

drh. Gerald juga menambahkan, Kalbe Animal Health juga menghadirkan Liberator, produk perlindungan terhadap kutu dan caplak yang diaplikasikan melalui tetes pada kulit. Perlindungan terhadap ektoparasit seperti kutu tidak hanya penting untuk menjaga kenyamanan hewan peliharaan, tetapi juga membantu mengurangi risiko berbagai penyakit yang dapat ditularkan melalui gigitan parasit, termasuk penyakit yang menyerang darah.

Sejalan dengan komitmen Kalbe dalam mendukung kesehatan hewan di Indonesia, Kalbe Animal Health terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit, pengendalian parasit, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala. Melalui edukasi yang berkelanjutan, Kalbe Animal Health berharap para pemilik hewan dapat lebih memahami bahwa kesehatan hewan peliharaan tidak hanya dinilai dari penampilan luarnya, tetapi juga dari upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan yang dilakukan secara rutin.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *