Iran Mengancam Menyerang Infrastruktur Kawasan Jika Keamanannya Tidak Terjamin


JAKARTA – Kepala negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan pada Hari Selasa bahwa jika keamanan negaranya tidak dijamin, tidak ada infrastruktur di kawasan tersebut yang akan aman dari serangan, demikian dilaporkan media pemerintah.

“Di kawasan tempat kami tidak bisa menjual minyak, pihak lain pun tidak akan bisa menjual minyak; atau jika keamanan kami tidak dijamin, tidak ada infrastruktur yang akan tetap aman,” ujar Ghalibaf, video yang dirilis oleh televisi pemerintah, melansir Anadolu (29/9).

Terpisah, juru bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Hari Selasa menyebut Donald Trump sebagai “pembohong besar,” merujuk pada pernyataan Presiden Amerika Serikat tersebut mengenai senjata nuklir dan isu-isu lainnya.

“Rakyat Amerika perlu diberi tahu yang sebenarnya,” kata Hossein Mohebbi, seraya menambahkan AS telah gagal dalam kampanye militernya melawan Iran dan harus meninggalkan kawasan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, mengatakan ia mengharapkan jawaban resmi pada hari Selasa dari Amerika Serikat terkait usulan Teheran untuk membuka Selat Hormuz, menurut laporan media pemerintah.

“Para mediator dari Qatar telah menyampaikan sejumlah gagasan dan kami telah mendiskusikannya; mereka dijadwalkan untuk kembali membahas masalah ini dengan pihak Amerika, setelah itu tanggapan akhir AS akan disampaikan kepada kami,” ujar Menlu Araghchi pada Senin malam

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *