JAKARTA — BYD tengah menguji sedan listrik ultra-mewah baru dari merek Yangwang di China. Mobil yang sementara disebut “HU” tersebut membawa desain yang menyerupai Rolls-Royce Phantom dan menjadi model pertama BYD yang menggunakan pintu belakang berengsel ke belakang atau coach doors.
Sedan ini diposisikan sebagai model flagship Yangwang, merek kelas tertinggi BYD yang selama ini digunakan untuk memperkenalkan teknologi baru perusahaan. General Manager Yangwang, Hu Xiaoqing, membagikan sejumlah foto kendaraan tersebut melalui Weibo dan menyatakan nama resminya belum ditetapkan.
Menurut Hu, model tersebut merupakan hasil pengembangan selama tiga tahun. Ia menyebut mobil itu sebagai sedan eksekutif ultra-mewah yang mengusung bahasa desain khas Yangwang.
Belum banyak spesifikasi yang diumumkan BYD. Namun, salah satu foto memperlihatkan prototipe sedan berada di stasiun Flash Charging milik perusahaan. Hal tersebut mengindikasikan mobil ini kemungkinan mendukung teknologi pengisian daya berkecepatan sangat tinggi.
Sedan tersebut memiliki panjang sekitar 5,5 meter, atau berada di kelas ukuran yang sebanding dengan Mercedes-Benz Maybach S-Class.
Menurut laporan media otomotif China Autohome, sedan eksekutif Yangwang ini juga akan menjadi kendaraan listrik pertama BYD yang menggunakan baterai solid-state. General Manager Eksekutif Yangwang Zheng Yu mengonfirmasi mobil tersebut akan membawa “teknologi disruptif yang belum pernah ada sebelumnya”, tetapi tidak mengungkapkan teknologi yang dimaksud.
Rencana tersebut sejalan dengan pengembangan baterai solid-state BYD. Wakil Presiden Eksekutif BYD Stella Li sebelumnya mengatakan perusahaan berada “di posisi terdepan” dalam teknologi dan komersialisasi baterai solid-state.
Dalam wawancara dengan Carwow.es pada September 2026, Li mengatakan BYD akan membuktikan kemampuan tersebut melalui kendaraan pertama yang menggunakan baterai solid-state dan dijadwalkan diperkenalkan pada 2027.
Menurut Li, tim riset dan pengembangan baterai BYD memiliki kemampuan yang kuat dan tengah mempelajari berbagai aspek teknologi tersebut, termasuk kimia baterai, proses manufaktur, serta peralatan yang dibutuhkan untuk produksi massal.
FinDreams, unit bisnis baterai BYD, menargetkan produksi terbatas baterai solid-state berbasis sulfida pada 2027. Produksi tersebut kemudian ditargetkan meningkat menuju produksi massal pada 2030.
Selain baterai solid-state, sedan flagship Yangwang tersebut diperkirakan menggunakan platform e4 dengan empat motor listrik. Sistem ini disebut mampu menghasilkan tenaga gabungan lebih dari 1.000 hp.
Namun, BYD belum mengumumkan harga maupun spesifikasi lengkap sedan tersebut. Laporan yang beredar memperkirakan harganya akan berada di atas 2 juta yuan. Dengan kurs jual CNY per 28 September 2026 sebesar Rp2.682,42, angka tersebut setara lebih dari sekitar Rp5,36 miliar.
Sebagai pembanding, Yangwang U7 yang saat ini menjadi sedan listrik mewah Yangwang memiliki harga awal 658.000 yuan atau sekitar Rp1,76 miliar berdasarkan kurs yang sama.
Sedan eksekutif baru tersebut diperkirakan melakukan debut resmi pada Oktober 2026. Jika jadwal tersebut terealisasi, BYD berpotensi mengungkap lebih banyak informasi mengenai teknologi baterai solid-state dan sistem penggeraknya dalam waktu dekat.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
