Diduga Gas Bocor dari Pabrik di Pasar Rebo, 24 Warga Sesak Napas hingga Dilarikan ke Rumah Sakit


JAKARTA – Sebanyak 24 warga di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengalami sesak napas setelah diduga menghirup gas yang bocor dari fasilitas PT Indolakto di Jalan Raya Bogor, Senin, 28 September. Sejumlah warga sempat mendengar suara ledakan sebelum bau menyengat tercium di sekitar permukiman.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan seluruh warga yang terdampak langsung mendapatkan pemeriksaan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

“Sebanyak 24 jiwa terdampak saat menghirup gas yang bocor di RT 001/004 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur,” kata Made, dikutip dari Antara, Selasa, 29 September.

Dari 24 warga tersebut, satu orang dibawa ke RS Harapan Bunda, tiga orang ke RS Tugu Ibu, dan 20 lainnya menjalani pemeriksaan di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo.

Made mengatakan sebagian warga telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis.

“Warga yang terdampak langsung mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengalami keluhan sesak napas,” ujarnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Salah seorang saksi bernama Hermanto mengaku mendengar suara ledakan dari arah perusahaan ketika sedang berada di rumah.

Awalnya, Hermanto mengira suara tersebut berasal dari ban pecah. Namun, tak lama kemudian, bau menyerupai amonia yang menyengat tercium hingga membuat warga berhamburan keluar rumah.

Polisi menduga kebocoran terjadi pada bagian kondensor chiller milik PT Indolakto. Kondensor merupakan bagian dari sistem pendingin yang berfungsi melepaskan panas.

“Diduga kebocoran gas terjadi pada bagian kondensor chiller milik PT Indolakto. Saat ini tim dari PT Indolakto sudah memperbaiki kebocoran gas tersebut,” kata Made.

Menurut Made, sekitar pukul 16.00 WIB, warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.

Polisi masih mendata identitas 24 warga yang menjalani pemeriksaan medis serta melakukan penanganan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *