Cara Baru Menemukan Tujuan Wisata di Indonesia Hanya Lewat Sentuhan Layar


JAKARTA – Pariwisata Indonesia kini tidak hanya berbicara tentang destinasi yang ingin dikunjungi, tetapi juga bagaimana masyarakat menemukan inspirasi perjalanan hingga mendapatkan pengalaman yang lebih personal.

Perkembangan teknologi digital ikut membuka cara baru bagi wisatawan untuk mengenal berbagai potensi pariwisata di Tanah Air. Hal tersebut tercermin melalui aktivasi COBAIN! (Co-branding Wonderful Indonesia Nanya-nanya) yang mengemas cerita mengenai pariwisata Indonesia dalam format digital yang ringan dan interaktif.

Program ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kembali kekayaan destinasi, seni, budaya, sejarah, sekaligus berbagai pilihan produk dan layanan yang dapat mendukung perjalanan wisatawan.

Menariknya, rangkaian tersebut tidak hanya mengandalkan promosi destinasi secara konvensional. Empat periode aktivasi yang berlangsung pada kuartal IV 2026 mengambil momentum berbeda untuk mengajak masyarakat melihat pariwisata Indonesia dari beragam sudut pandang.

Momentum pertama bertepatan dengan World Tourism Day 2026 pada September. Mengusung semangat “Digital Agenda and Artificial Intelligence to Redesign Tourism”, teknologi kecerdasan buatan diperkenalkan sebagai bagian dari perkembangan pengalaman perjalanan melalui MAiA, yang dirancang untuk membantu pejalan menciptakan Smarter Journeys sekaligus Better Local Connections.

Pendekatan tersebut menunjukkan teknologi dalam pariwisata tidak semata digunakan untuk mencari informasi destinasi. Lebih jauh, teknologi dapat menjadi alat untuk membantu wisatawan menyusun perjalanan dan menemukan keterhubungan yang lebih dekat dengan masyarakat maupun pengalaman lokal.

Memasuki Oktober, isu keberagaman dan identitas Indonesia diangkat melalui tema Ekspedisi Jong Indonesia. Bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda, masyarakat diajak melihat kembali kekayaan seni, budaya, dan keberagaman daerah sebagai bagian dari pengalaman perjalanan di Indonesia.

Sementara itu, November membawa tema Pahlawan Lokal. Cerita mengenai pariwisata diperluas dengan mengangkat sejarah dan sosok-sosok inspiratif, termasuk kontribusi mitra Co-branding Wonderful Indonesia dalam mempromosikan destinasi dan pengalaman wisata di Indonesia.

Rangkaian tersebut kemudian ditutup pada Desember melalui tema Jelang Libur Akhir Tahun. Selain merangkum berbagai aktivitas sepanjang 2026, momentum ini diarahkan pada kebutuhan masyarakat yang mulai merencanakan perjalanan saat musim liburan, termasuk melalui informasi mengenai diskon, voucher, dan penawaran wisata.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan kolaborasi menjadi salah satu elemen penting dalam memperkuat promosi pariwisata Indonesia.

“Sepanjang tahun ini, kami bersama para mitra Co-branding Wonderful Indonesia terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk memperluas promosi, memperkuat daya tarik destinasi, serta menghubungkan wisatawan dengan produk dan layanan yang mendukung pengalaman wisatawan. Kontribusi para mitra menjadi bagian penting dalam membangun pariwisata Indonesia yang semakin kuat, relevan, dan berdaya saing.” ujar Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan persnya kepada VOI, Senin, 28 Agustus.

Melalui hal itu, persoalan pariwisata tidak lagi berhenti pada bagaimana mendatangkan wisatawan ke sebuah destinasi. Tantangan lainnya adalah bagaimana membuat masyarakat terus tertarik mengenal destinasi di dalam negeri dan menemukan alasan baru untuk melakukan perjalanan.

Format digital seperti kuis menjadi salah satu pendekatan untuk menjembatani kebutuhan tersebut. Masyarakat dapat berinteraksi dengan informasi pariwisata tanpa harus selalu berada di sebuah destinasi secara langsung.

Pada saat yang sama, cerita mengenai tempat, budaya, sejarah, hingga pengalaman lokal dapat diperkenalkan melalui cara yang lebih dekat dengan kebiasaan konsumsi informasi masyarakat saat ini.

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Firnandi Gufron, mengatakan pendekatan tersebut memang dirancang agar masyarakat dapat berinteraksi dengan informasi pariwisata secara lebih ringan.

“COBAIN! dirancang sebagai pengalaman digital yang ringan dan mudah diikuti. Melalui kuis dan rangkaian tema yang relevan dengan momentum kuartal IV, masyarakat dapat menemukan cerita baru tentang destinasi Indonesia, sekaligus mendapat inspirasi untuk merencanakan perjalanan berikutnya,” Kata Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Firnandi Gufron.

Kehadiran mitra Co-branding Wonderful Indonesia juga memperlihatkan bahwa ekosistem pariwisata semakin luas. Perjalanan wisata tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan berbagai produk dan layanan yang ikut membentuk pengalaman wisatawan, mulai dari tahap mencari inspirasi hingga merencanakan perjalanan.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan informasi bagi wisatawan. Setiap momentum yang diangkat dalam COBAIN! membawa pintu masuk berbeda untuk mengenal Indonesia, baik melalui teknologi, keberagaman budaya, sejarah maupun rencana perjalanan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *