JAKARTA – D’MASIV mempersembahkan kisah cinta yang bukan sekadar soal perasaan, tetapi juga tentang pilihan untuk tetap berjalan bersama, melewati perubahan, menghadapi tantangan, dan tumbuh bersama seiring waktu. Cerita itu mereka tuangkan dalam single terbarunya, Till We’re Old.
Lagu ini dirilis secara global di seluruh platform digital pada 25 September 2026. Rian dkk melanjutkan langkah mereka menyasar panggung global setelah memperkenalkan On Our Own pada Mei lalu.
Berbeda dari lagu cinta yang identik dengan nuansa ballad dan melankolis, D’MASIV membawa Till We’re Old ke dalam bentuk yang lebih upbeat, anthemic, dan penuh energi. Dengan tempo yang tak lambat, lagu ini dibangun dari permainan drum dan bass yang driving, melodic guitar, piano, keyboards, synth, hingga lapisan percussion yang semakin besar menuju chorus.
Dengan lirik dan energi musik yang diracik, D’Masiv menghadirkan sebuah anthem untuk mereka yang percaya bahwa cinta bukan hanya tentang bagaimana seseorang jatuh cinta, tetapi tentang bagaimana dua orang memilih untuk tetap bersama.
“Till We’re Old” membawa D’MASIV ke dalam pengalaman produksi musik yang berskala internasional. Proses produksi dilakukan di London, Inggris, termasuk proses rekaman musik di Abbey Road Studios, salah satu studio paling ikonik dalam sejarah musik dunia.
Selain di Abbey Road Studios, proses rekaman vokal juga dilakukan di RAK Studios London. Sementara untuk produksi lagu ini mereka melibatkan Danton Supple, produser asal Inggris yang sebelumnya telah bekerja dengan berbagai musisi dunia sebagai produse.
Proses mixing ditangani oleh Mark Needham, engineer yang dikenal melalui karya-karyanya bersama sejumlah nama internasional seperti The Killers, Fleetwood Mac, Bloc Party, dan The Black Keys. Sementara proses mastering dipercayakan kepada Howie Weinberg, salah satu mastering engineer ternama yang telah menangani karya dari berbagai musisi internasional.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan warna baru dalam produksi D’MASIV, tanpa menghilangkan identitas musikal yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka selama hampir dua dekade.
Bagi D’MASIV, menerjemahkan sebuah cerita cinta ke dalam energi yang lebih optimistis jadi visi yang coba mereka wujudkan di lagu ini. Karena pada akhirnya, cinta bukan hanya tentang momen ketika semuanya berjalan sempurna. Cinta juga tentang bertahan ketika keadaan berubah, tentang tumbuh ketika waktu berjalan, dan tentang tetap berkata, “I’ll be by your side.”
Perilisan “Till We’re Old” juga menjadi bagian dari perjalanan baru D’MASIV setelah memasuki era independen melalui MSV Records. Setelah hampir dua dekade berkarier di industri musik Indonesia, menghasilkan berbagai album, single, serta karya yang menjadi bagian dari perjalanan musik Tanah Air, D’MASIV kini terus membuka ruang untuk eksplorasi musik, kolaborasi, dan jangkauan yang lebih luas.
Dan seperti pesan yang dibawa oleh single terbarunya, D’MASIV juga ingin terus berjalan bersama musik dan pendengarnya—melewati berbagai fase, perubahan, dan waktu.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
