JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri, mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga pendidikan dasar dan menengah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.
“Pak Presiden memberikan penekanan, komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Dan ini juga dimulai dari taman kanak-kanak, sehingga itu yang perlu kami tegaskan,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan pers seusai rapat.
Menurut Mu’ti, kebijakan pendidikan gratis tidak hanya berkaitan dengan perluasan akses pendidikan, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, termasuk kualitas tenaga pendidik.
Presiden Prabowo, kata dia, mengarahkan agar kualitas guru terus diperkuat melalui berbagai program pelatihan. Pembiayaan program peningkatan kompetensi guru tersebut diupayakan dapat dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri adalah bagian dari komitmen bahwa semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan bermutu dalam rangka melaksanakan Asta Cita yang keempat Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Mu’ti.
Pendidikan Gratis Juga Berlaku untuk Madrasah Negeri
Kebijakan pendidikan gratis bagi sekolah negeri juga berlaku pada madrasah negeri yang berada di bawah Kementerian Agama.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan prinsip layanan pendidikan gratis yang diterapkan pada sekolah negeri juga berlaku bagi madrasah negeri.
“Apa yang berlaku di sekolah itu juga berlaku di madrasah di bawah Kementerian Agama untuk madrasah negeri,” ujar Nasaruddin.
Dengan demikian, layanan pendidikan gratis yang menjadi komitmen pemerintah mencakup satuan pendidikan negeri di bawah kementerian terkait, termasuk sekolah negeri dan madrasah negeri.
Pemerintah Kaji Kuliah Gratis di PTN
Sementara itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan program pembebasan biaya kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pemerintah masih menghitung kebutuhan pembiayaan serta menyiapkan tahapan pelaksanaan program tersebut.
Brian menyampaikan Presiden Prabowo menginginkan program menggratiskan uang kuliah dapat diwujudkan secepat mungkin. Namun, pelaksanaannya tetap harus mempertimbangkan kesiapan anggaran dan keberlanjutan pendidikan tinggi.
“Harapannya tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan, namun tentu kita akan melalui tahapan-tahapan ya, tidak langsung,” ucap Brian.
Pemerintah dengan demikian tengah menyiapkan kebijakan pendidikan gratis pada berbagai jenjang, dengan sekolah dan madrasah negeri menjadi bagian dari layanan yang ditegaskan, sementara skema pendidikan tinggi masih dalam tahap penghitungan kebutuhan anggaran dan persiapan pelaksanaan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
