Sudah Ada Perusahaan yang Tawarkan


JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan Indonesia memproduksi bensin dari batu bara.

Dikatakan Bahlil, pemerintah akan menindaklanjuti arahan kepala negara untuk memperkuat ketahanan energi di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu, serta agar Indonesia bisa bebas impor BBM.

“Salah satu di antaranya adalah energi alternatif dari batu bara,” ujar Bahlil kepada awak media saat ditemui di Balai Sudirman, Jakarta, Senin, 21 September.

Bahlil mencontohkan beberapa negara seperti China telah melakukan pemanfaatan batu bara berkalori rendah untuk menghasilkan gas.

Menurutnya, sejumlah perusahaan juga telah menyampaikan penawaran kerja sama kepada pemerintah Indonesia.

“Beberapa perusahaan-perusahaan yang sudah melakukan penawaran kepada kami untuk melakukan kerja sama,” ujarnya.

Apalagi, kata dia, potensi batu bara kalori rendah di Indonesia cukup besar sehingga pemanfaatannya dapat menjadi salah satu opsi untuk mengoptimalkan sumber daya energi domestik.

Untuk informasi, pemanfaatan batu bara menjadi bensin diungkapkan Prabowo aaat menghadiri Syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, Sabtu 19 September.

“Profesor-profesor kita yang pintar, yang benar pintarnya, ya, bukan yang profesor tadi itu, dari fakultas-fakultas teknik kita, sudah berhasil bikin solar dari kelapa sawit dan sudah bisa membikin bensin dari kelapa sawit. Dan, kita juga nanti akan bikin juga, bensin dari batu bara,” tandas Prabowo.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *