JAKARTA – Iran pada Hari Senin mengecam tindakan “genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan” yang terus dilakukan Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, mendesak masyarakat internasional untuk mengambil “tindakan serius dan tegas” guna menghentikan pembunuhan terhadap warga Palestina.
Dalam pernyataan menjelang sesi ke-81 Majelis Umum PBB, Kementerian Luar Negeri Iran juga mengecam “penghinaan tanpa rasa malu” yang dilakukan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap Masjid Al-Aqsa serta penodaan terhadap Tembok Buraq, dikutip dari Anadolu (21/9).
Iran menuduh Israel melakukan pembunuhan dan penyiksaan sistematis terhadap warga Palestina, seraya menyebutkan lebih dari 10.000 perempuan dan anak-anak Palestina telah ditahan. Puluhan di antaranya diduga tewas dalam tahanan, sementara ratusan lainnya mengalami amputasi atau cacat fisik.
Pihaknya menyatakan setidaknya tiga tahanan Palestina tewas akibat penyiksaan setiap bulannya, dan menyebut hal ini sebagai bukti nyata dari “sifat apartheid dan kolonial” rezim Israel.
Lebih lanjut kementerian juga menuduh Amerika Serikat memberikan dukungan militer, finansial, dan politik kepada Israel serta melindunginya dari pertanggungjawaban, termasuk melalui tekanan dan sanksi terhadap hakim internasional dan aktivis hak asasi manusia.
Iran menyatakan perilaku Israel selama delapan dekade terakhir telah merusak kredibilitas PBB dan hukum internasional, serta menuduh Israel sebagai salah satu pelanggar utama resolusi-resolusi PBB.
Di tengah fokus Sidang Majelis Umum PBB ke-81 pada upaya “memulihkan kepercayaan” terhadap organisasi tersebut, Tehran menyerukan kepada pemerintah berbagai negara untuk mendukung hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Palestina.
Iran juga menuntut tindakan segera untuk menghentikan genosida, mencegah pendudukan dan perampasan lahan lebih lanjut, menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta meminta pertanggungjawaban para pelaku kejahatan.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
