JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan konflik di Papua tidak bisa ditangani TNI sendirian. Pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga juga harus terlibat karena luas wilayah dan kondisi geografis Papua membuat penanganannya membutuhkan kerja bersama.
“Menyelesaikan Papua saya rasa tidak hanya oleh TNI, semuanya harus berkolaborasi, pemerintah daerah, kementerian-kementerian,” kata Agus saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, dikutip dari Antara, Minggu, 20 September.
Menurut Agus, kolaborasi diperlukan untuk mendukung operasi yang dijalankan TNI. Papua memiliki wilayah yang sangat luas dengan banyak kawasan pegunungan.
Pernyataan itu disampaikan di tengah sejumlah kasus kekerasan di Papua. Salah satunya menimpa sopir travel asal Toraja, Aris Sanda alias Tasya, yang ditemukan meninggal dunia bersama kendaraannya yang terbakar di kawasan Danau Habema, Papua Pegunungan.
Komando Operasi Habema TNI menyebut kelompok bersenjata OPM Kodap III Ndugama sebagai pihak yang terlibat dalam kekerasan terhadap Aris.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. Wirya Arthadiguna mengatakan Aris sebelumnya membawa sejumlah penumpang menggunakan mobil bak terbuka. Kendaraan itu kemudian dicegat kelompok bersenjata di tengah perjalanan.
Setelah pemeriksaan, para penumpang diminta kembali ke Wamena. Aris ditahan dan dibawa kelompok tersebut menuju arah Danau Habema.
Personel Koops TNI Habema kemudian melakukan pencarian dan penyisiran pada Rabu, 16 September. Tim menemukan kendaraan dalam kondisi terbakar bersama jenazah Aris.
Koops TNI Habema menyatakan akan terus mengejar kelompok bersenjata yang diduga terlibat sekaligus memperkuat pengamanan di wilayah tersebut.
“Koops TNI Habema akan terus melakukan upaya penanganan terhadap kelompok bersenjata yang terlibat, termasuk melaksanakan pengejaran dan mendukung proses penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku guna mencegah jatuhnya korban berikutnya serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Wirya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
