BEKASI – Gudang pengolahan biji plastik di Jalan Raya Citarik, Desa Jatireja, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, ludes terbakar, Minggu. Tujuh armada pemadam kebakaran dikerahkan dan petugas membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam untuk menjinakkan api.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, bangunan gudang dan satu truk yang berada di dalam area ikut terbakar.
Komandan Pleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi Bohir mengatakan lima armada berasal dari Damkar Kabupaten Bekasi, sedangkan dua unit lainnya didatangkan dari Kawasan Industri Jababeka.
“Yang kami kerahkan lima unit, terdiri atas empat kendaraan dari posko terdekat dan satu armada portabel, serta dua armada dari Jababeka,” kata Bohir di lokasi, dikutip dari Antara, Minggu, 20 September.
Sebanyak 25 personel Damkar Kabupaten Bekasi dan enam petugas tambahan dari Jababeka terlibat dalam pemadaman.
Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.30 WIB. Saat petugas tiba, asap hitam sudah mengepul dan api membakar bangunan gudang.
“Informasi kebakaran kami terima tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat tiba di lokasi, asap hitam sudah mengepul ke atas dan api telah membakar bangunan gudang tersebut,” ujar Bohir.
Petugas menghadapi kendala akses menuju lokasi yang relatif sempit. Banyaknya warga di sekitar lokasi juga membuat kendaraan pemadam lebih sulit masuk.
Material plastik di dalam gudang membuat petugas menggunakan busa pemadam untuk mengendalikan api. Kebakaran akhirnya dapat dilokalisasi sehingga tidak merambat ke bangunan lain.
“Petugas akhirnya berhasil memadamkan. Alhamdulillah tidak ada perambatan ke bangunan sekitar lainnya. Dapat kita atasi meski kobaran api relatif besar,” katanya.
Petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik karena saat kejadian tidak ada aktivitas di dalam gudang.
“Karena ini enggak ada aktivitas, bisa jadi mungkin kaitannya korsleting listrik,” kata Bohir.
Polsek Cikarang Timur dan Polres Metro Bekasi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus menghitung kerugian materiil.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
