Claude Kini Pimpin 26 Persen Riset AI Anthropic, 90 Persen R&D Libatkan AI


JAKARTA – Model kecerdasan buatan Claude kini memimpin sekitar 26 persen pekerjaan riset dan pengembangan AI di Anthropic. Angka itu melonjak dari posisi yang praktis masih nol pada Februari lalu.

Anadolu Agency, disitat, Jumat, 18 September yang mengutip The Washington Post, angka tersebut berasal dari tinjauan internal Anthropic. Dalam kategori “memimpin”, Claude mampu menyelesaikan sebagian besar tugas berdasarkan arahan umum dari manusia, tanpa harus diarahkan langkah demi langkah. Manusia tetap mengawasi dan memberi arahan.

Anthropic menegaskan Claude belum bekerja sepenuhnya secara mandiri dalam pekerjaan riset dan pengembangan AI yang diukur perusahaan. Namun, lebih dari 90 persen kegiatan R&D kini sudah melibatkan Claude, baik sebagai mitra peneliti maupun saat mengambil peran utama.

Perusahaan menilai kenaikan cepat itu bisa menjadi petunjuk menuju recursive self-improvement, yakni kemampuan sistem AI mengembangkan penerus yang lebih canggih dengan keterlibatan manusia yang semakin terbatas.

Anthropic belum menjelaskan seberapa dekat sistem AI saat ini dengan tahap tersebut.

Perusahaan juga mengungkap sekitar 30.000 agen AI menjalankan pekerjaan riset dan rekayasa pada platform internal yang paling banyak digunakan hingga Agustus. Agen AI adalah sistem yang dapat menjalankan serangkaian tugas secara mandiri dalam batas tertentu.

Anthropic mengatakan telah menyiapkan sistem pemantauan untuk mendeteksi dan menandai aktivitas agen AI yang berpotensi bermasalah agar bisa diperiksa manusia.

Perusahaan juga meminta pengembang AI besar lainnya mempublikasikan data serupa. Menurut Anthropic, keterbukaan itu akan membantu pemerintah, peneliti, dan masyarakat memantau laju perkembangan AI.

Pengungkapan tersebut muncul ketika perdebatan mengenai keamanan AI kembali menguat. CEO Anthropic Dario Amodei sebelumnya meminta para pengembang AI terkemuka mengoordinasikan perlambatan pengembangan model AI paling maju agar tersedia lebih banyak waktu untuk memperkuat langkah keselamatan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *