JAKARTA – MediaTek resmi memperkenalkan Dimensity 9600 Pro sebagai chipset flagship terbarunya. Chipset ini menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer dan arsitektur CPU All Big Core yang diklaim meningkatkan performa sekaligus efisiensi daya.
Dimensity 9600 Pro menggunakan konfigurasi CPU 2+3+3. MediaTek belum mengungkapkan kecepatan maksimum masing-masing inti prosesor tersebut.
MediaTek mengklaim Dimensity 9600 Pro menawarkan peningkatan performa CPU satu inti sebesar 17 persen dan performa CPU multi-inti sebesar 15 persen. Dari sisi efisiensi konsumsi daya, peningkatan yang diklaim mencapai 37 persen untuk penggunaan satu inti dan 61 persen untuk penggunaan multi-inti.
Chipset ini juga mendukung memori LPDDR6. MediaTek menyebut teknologi tersebut menawarkan peningkatan bandwidth efektif hingga 33 persen. Untuk penyimpanan, Dimensity 9600 Pro mendukung standar UFS 5.0.
Sektor kamera menjadi salah satu bagian yang mendapat peningkatan melalui pemroses sinyal gambar atau ISP Imagiq 1290. MediaTek membekali ISP tersebut dengan sejumlah kemampuan baru untuk pengambilan gambar dan video.
Imagiq 1290 mendukung kamera aksi instan dengan perekaman 60fps. ISP tersebut juga mendukung perekaman video dengan teknologi warna berbasis kecerdasan buatan pada resolusi 4K 60fps serta rentang dinamis sangat tinggi.
Selain itu, Dimensity 9600 Pro mendukung perekaman video sinematik 4K 120fps dengan format log dan warna asli secara bawaan.
Untuk kecerdasan buatan, MediaTek merancang Dimensity 9600 Pro untuk menjalankan fungsi AI langsung di perangkat. Perusahaan menyebut chipset tersebut memiliki kemampuan AI berbasis agen yang diklaim sebagai yang tercepat dan paling intuitif saat ini.
Chipset tersebut menggunakan arsitektur NPU ganda yang dipadukan dengan Dimensity Agentic Engine. MediaTek juga menyematkan NPU 1090 dengan kemampuan komputasi INT4 dua kali lipat serta peningkatan performa pemrosesan model bahasa besar sebesar 51 persen.
MediaTek turut memperkenalkan Connectivity AI Framework pada chipset tersebut. Teknologi ini diklaim meningkatkan akurasi penentuan posisi hingga 30 persen sekaligus meningkatkan kestabilan perpindahan jaringan.
Kemampuan tersebut ditujukan untuk mempercepat fungsi kecerdasan buatan yang dijalankan langsung di perangkat, tanpa harus selalu mengirimkan pemrosesan ke layanan berbasis awan.
Di sektor konektivitas seluler, modem Dimensity 9600 Pro mendukung agregasi lima komponen frekuensi atau 5CC-CA. MediaTek mengklaim teknologi tersebut mampu menghasilkan kecepatan unduh lebih dari 7,4 Gbps.
MediaTek belum mengungkapkan perangkat pertama yang akan menggunakan Dimensity 9600 Pro maupun tanggal peluncurannya. Namun, chipset tersebut diperkirakan mulai digunakan pada sejumlah ponsel dalam beberapa pekan mendatang.
Dua seri yang diperkirakan menjadi perangkat awal dengan Dimensity 9600 Pro adalah vivo X500 dan OPPO Find X10. Generasi sebelumnya dari kedua seri tersebut menggunakan Dimensity 9500.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
